Kutim Siagakan Posko Karhutla Hadapi Ancaman El Nino

24 Agustus 2026
367 dilihat
1 min read

SANGATTA — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul ancaman musim kering ekstrem akibat fenomena El Nino. Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman meminta seluruh unsur terkait meningkatkan koordinasi dan memastikan penanganan di lapangan berjalan cepat.

Penegasan itu disampaikan Ardiansyah saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Karhutla di Aula Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutim, Senin (24/8/2026).

Rakor tersebut diikuti Kepala BPBD Kutim Sulastin, Dandim 0909/KTM Letkol Czi Zaenal Abidin, Kapolres Kutim AKBP Aryansyah, perwakilan Lanal Sangatta, Dinas Damkar dan Penyelamatan, Satpol PP, perusahaan, organisasi masyarakat, camat, kepala desa, serta unsur Manggala Agni.

Ardiansyah mengatakan Kutim telah melakukan mitigasi sejak sebelum kondisi kering semakin berisiko. Karena itu, pemerintah daerah dinilai memiliki kesiapan untuk mengantisipasi munculnya titik api serta kemungkinan meluasnya dampak asap.

BACA JUGA  Perayaan HUT Ke-75 Ikatan Bidan Indonesia di Kutai Timur

Ia meminta BPBD mengoptimalkan posko utama dan memastikan posko di tingkat kecamatan hingga desa aktif melakukan pemantauan. Komunikasi antarlembaga juga diminta berlangsung secara berjenjang dan tidak terputus.

Selain kesiapan petugas, Ardiansyah menyoroti aktivitas pembakaran sampah oleh masyarakat. Ia meminta kebiasaan membakar sisa pembersihan halaman dihentikan sementara karena api kecil berpotensi berkembang dalam kondisi cuaca kering.

Bupati juga melaporkan langkah penanganan Kutim kepada Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud, termasuk penguatan posko sesuai arahan Kementerian Dalam Negeri dan penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan.

Ia turut meminta media berkoordinasi dengan posko BPBD dalam menyampaikan informasi hotspot agar data yang diterima masyarakat sesuai kondisi terkini. Meski udara Sangatta masih aman, warga dan petugas tetap diimbau menggunakan masker. (ADV/ProkopimKutim/UB)

BACA JUGA  Kejar Jadwal NPHD Hibah Lahan Bulog Kutim, Proses Administrasi Dikebut