Perayaan HUT Ke-75 Ikatan Bidan Indonesia di Kutai Timur

1 Agustus 2026
4 dilihat
1 min read

SANGATTA – Pada Sabtu, 1 Agustus 2026, Ikatan Bidan Indonesia (IBI) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 di Kantor Bupati Kutai Timur (Kutim). Dalam perayaan ini, IBI Kutim mengadakan seminar peningkatan kapasitas bidan sekaligus memberikan apresiasi terhadap mitra serta ranting tenaga kebidanan yang telah banyak berkontribusi dalam kegiatan sosial.

Perayaan ini dihadiri oleh sekitar 150 bidan dari 22 ranting di Kutim, Wakil Bupati Kutim Mahyunadi, Plt Kepala DPPKB Kutim Yuriansyah, Kepala RSUD Kudungga Muhammad Yusuf, Perwakilan Perusahaan, Perwakilan TP PKK Kutim, Perwakilan GOW Kutim, Ketua Cabang IBI Kutim Yuliana Kala Lembang, serta pengurus dan anggota IBI dari berbagai kecamatan di Kutim.

BACA JUGA  Polres Kutim Musnahkan 885,99 Gram Sabu, Nilainya Tembus Rp1,3 Miliar

Yuliana Kala Lembang selaku Ketua Cabang IBI Kutim menyatakan bahwa perayaan ini menjadi bentuk penguatan organisasi sekaligus peningkatan kapasitas bidan. Sebelum acara puncak, IBI Kutim telah melaksanakan rangkaian kegiatan di 22 ranting seperti program OPOR selama Ramadan, deteksi dini kanker, serta lomba video edukasi kesehatan bagi masyarakat. 

Wakil Bupati Kutim Mahyunadi memberikan sambutan berupa apresiasi atas pengabdian para bidan. Selama 75 tahun, IBI telah berdedikasi menyediakan layanan kesehatan yang menjangkau hingga wilayah terpencil, mengingat wilayah geografis Kabupaten Kutim yang menantang.

“Bidan bukan hanya memberikan pelayanan kebidanan, tetapi juga membangun kepercayaan masyarakat, memberikan edukasi, melakukan deteksi dini risiko kesehatan, hingga menjadi penggerak perubahan perilaku hidup sehat,” kata Mahyunadi. Apalagi mengingat sekarang tuntutan kesehatan semakin meningkat seiring dengan berkembangnya teknologi. Meski begitu, empati dan komunikasi yang baik tetap menjadi kekuatan utama bidan.

BACA JUGA  Hospitality Kutim Bersiap Jadi Penggerak Ekonomi Baru

Selain itu, Mahyunadi juga menyoroti peran bidan untuk mewujudkan masyarakat sehat dan kompeten melalui pendampingan ibu mulai dari masa kehamilan, persalinan, hingga masa pertumbuhan anak pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan. Dia juga memastikan pemerintah daerah untuk meningkatkan pemerataan sekaligus kesejahteraan dan kompetensi bidan di Kutim. (ADV/ProkopimKutim/UB)