Bupati Kutim: Tak Perlu Lagi ke Jakarta untuk Sertifikasi Profesi

LSP UMKM Mahkota Mahakam Kutai Timur dinilai dapat memperluas akses masyarakat terhadap sertifikasi profesi sekaligus mendorong peningkatan kompetensi sumber daya manusia di daerah.
28 Agustus 2026
104 dilihat
1 min read
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman bersama Eko Sugiarto (kiri). Foto: Dok. pribadi

SANGATTA – “Tidak perlu lagi jauh-jauh ke Jakarta untuk mendapatkan lisensi atau sertifikat profesi. Cukup di Kutai Timur saja. Dan ini satu-satunya yang ada di Kutai Timur.”

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman saat menyampaikan apresiasi atas diperolehnya lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) UMKM Mahkota Mahakam Kutai Timur (LSP Mama) pimpinan Eko Sugiarto, pada Jumat, 28 Agustus 2026, di Kantor Bupati Kutim.

Menurut Ardiansyah, keberadaan lembaga sertifikasi di daerah memberikan kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan pengakuan kompetensi sesuai bidang profesinya. Selama ini, proses sertifikasi tertentu mengharuskan masyarakat bepergian ke luar daerah.

Kehadiran LSP Mama dinilai semakin relevan seiring meningkatnya aktivitas masyarakat Kutim di berbagai bidang. Mulai dari ekonomi, industri kreatif, produksi hingga bidang profesi lainnya membutuhkan sumber daya manusia dengan kompetensi yang dapat diakui.

BACA JUGA  Ditjen Imigrasi Luncurkan Paspor Indonesia Berkelir Baru

“Lembaga ini akan menjadi momentum tersendiri bagi masyarakat Kutim yang saat ini sedang giat melakukan kegiatan profesi di lapangan, baik di bidang ekonomi, industri kreatif, produksi dan lain-lain,” kata Ardiansyah.

Ia berharap LSP Mama tidak berhenti pada penyediaan akses sertifikasi, tetapi juga memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja dan pelaku profesi di Kutai Timur.

Menurutnya, sertifikasi profesi merupakan bagian penting dalam memastikan kemampuan seseorang sesuai dengan bidang yang ditekuni. Pengembangan sumber daya manusia berbasis kompetensi yang tersertifikasi BNSP juga menjadi bagian dari 50 Program Pemerintahan “ARMY” di Kutai Timur.

Ardiansyah juga menempatkan keberadaan LSP Mama sebagai salah satu indikator perkembangan sumber daya manusia di daerah.

BACA JUGA  PT Pertamina EP Sangatta Field Luncurkan Program ECO-STEP di Kutai Kartanegara

“Harapan kita, lembaga ini bisa menjadi salah satu barometer kemajuan Kutim, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan pengakuan profesi,” ujarnya.

Dengan adanya LSP MAMA, masyarakat Kutai Timur kini memiliki akses sertifikasi yang lebih dekat. Pemerintah daerah berharap peluang tersebut dimanfaatkan untuk meningkatkan kompetensi sekaligus daya saing tenaga kerja dan pelaku profesi.

Kehadiran lembaga sertifikasi tersebut diharapkan turut memperkuat kualitas sumber daya manusia Kutai Timur melalui pengakuan kompetensi yang sesuai standar BNSP. (*/che)