Cegah Kanker Serviks Sejak Awal, Dinkes Kutim Perkuat Akses Pemeriksaan IVA

12 Agustus 2026
357 dilihat
1 min read

SANGATTA – Perempuan di Kutai Timur (Kutim) sekarang memiliki akses lebih luas untuk menjalani pemeriksaan awal kanker serviks. Seluruh puskesmas di daerah tersebut telah memiliki tenaga kesehatan bersertifikat untuk memberikan layanan IVA. Pemeriksaan ini juga tersedia melalui bidan jejaring dan dapat dimanfaatkan masyarakat secara gratis.

Kepala Dinas Kesehatan Kutim, dr Yuwana Sri Kurniawati, mengatakan layanan IVA tersedia di seluruh puskesmas dan pembiayaannya dapat ditanggung BPJS. Kemudahan tersebut diharapkan mendorong perempuan tidak menunda pemeriksaan kesehatan reproduksi.

Upaya memperkenalkan layanan tersebut dilakukan Dinkes Kutim bersama Dharma Wanita Persatuan melalui sosialisasi dan pemeriksaan IVA bagi anggota DWP SKPD se-Kutim. Kegiatan berlangsung di Aula Dinkes Kutim dengan dukungan tenaga medis dari Puskesmas Sangatta Utara, Teluk Lingga, dan Sangatta Selatan.

BACA JUGA  Pemkab Kutim Naikkan Pangkat 223 PNS, ASN Diingatkan Jaga Profesionalisme

Dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dr Sandri, memberikan pemahaman mengenai pentingnya deteksi kanker serviks. Menurutnya, pemeriksaan dapat dilakukan melalui IVA, pap smear, maupun DNA HPV. Pemeriksaan IVA sendiri hanya membutuhkan waktu sekitar satu hingga dua menit.

Dalam pemeriksaan tersebut, asam asetat digunakan untuk melihat perubahan pada leher rahim. Jika terdapat sel yang tidak normal, area tersebut dapat berubah warna menjadi putih dan menjadi tanda untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kanker serviks berkaitan erat dengan infeksi Human Papillomavirus (HPV). Faktor risiko lainnya antara lain merokok dan berganti-ganti pasangan seksual.

Jika ditemukan kelainan, pasien dapat menjalani pemeriksaan lanjutan seperti pap smear dan patologi anatomi. Deteksi lebih awal memungkinkan penanganan dilakukan sebelum penyakit berkembang menjadi lebih berat.

BACA JUGA  Diskusi Teknologi Mahasiswa Lintas Perguruan Tinggi di Aksara Fest 2026

Dinkes Kutim berharap semakin banyak perempuan memanfaatkan layanan pemeriksaan yang tersedia. Kesadaran melakukan pemeriksaan rutin dinilai penting agar kanker serviks tidak diketahui ketika sudah memasuki stadium lanjut. (ADV/ProkopimKutim/UB)