Bupati Kutim Tantang Mahasiswa Temukan Potensi Desa

21 Juli 2026
453 dilihat
1 min read

SANGATTA – Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman mendorong mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan XXII STIPER Kutai Timur untuk melampaui kegiatan akademik semata. Ia menantang para mahasiswa agar mampu menemukan sekaligus mengembangkan potensi desa yang selama ini belum tergarap, khususnya di sektor pertanian dan kelautan.

Pesan tersebut disampaikan Ardiansyah saat membuka kegiatan Pembekalan (Santiaji) KKN STIPER Kutim Tahun 2026 di Aula STIPER Kutim, baru-baru ini. Menurutnya, tema KKN tahun ini selaras dengan visi pembangunan daerah, yakni mewujudkan “Kutai Timur Tangguh, Mandiri, dan Berdaya Saing.”

Ardiansyah menilai Kecamatan Kaubun memiliki sumber daya yang sangat besar. Selain dikenal memiliki potensi pertanian, wilayah tersebut juga menyimpan peluang pengembangan sektor kelautan yang belum dimanfaatkan secara maksimal.

BACA JUGA  Perayaan HUT Ke-75 Ikatan Bidan Indonesia di Kutai Timur

Ia menyebut Kutai Timur sebagai “Magic Land” karena kekayaan alamnya yang melimpah, mulai dari kawasan pesisir, garis pantai yang panjang, hingga sumber daya alam lainnya. Namun, menurutnya, potensi tersebut masih memerlukan sentuhan inovasi dan riset agar mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

“Belum ada potensi laut yang benar-benar kita kembangkan secara optimal. Ini menjadi tantangan bagi mahasiswa, terutama dari Program Studi Ilmu Kelautan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ardiansyah menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada kekayaan alam, tetapi juga kualitas sumber daya manusia. Karena itu, mahasiswa diminta memanfaatkan KKN sebagai ruang belajar bersama masyarakat, menggali persoalan desa, serta menghadirkan solusi yang dapat diterapkan secara berkelanjutan setelah program berakhir. (ADV/ProkopimKutim/UB)

BACA JUGA  Dari Kandang Ayam, Ekonomi Produktif Warga Teluk Pandan Mulai Bertumbuh