Bulog Bakal Bangun Gudang di Kutim, Stabilisasi Harga Gabah Saat Panen

Petani Kutai Timur diharapkan tak lagi menjual hasil panen dengan harga murah saat produksi melimpah. Gudang Bulog disiapkan sebagai penyangga pasar.
16 Juli 2026
3 dilihat
1 min read

Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menyiapkan langkah baru untuk melindungi petani dari anjloknya harga hasil panen. Salah satunya dengan menghibahkan lahan seluas tiga hektare kepada Perum Bulog untuk pembangunan gudang penyimpanan hasil pertanian.

Persetujuan hibah lahan tersebut disahkan dalam Rapat Paripurna ke-XIX DPRD Kutim yang digelar di Sangatta beberapa waktu lalu. Gudang Bulog nantinya akan dibangun di kawasan Jalan Soekarno-Hatta, Sangatta Utara.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengatakan keberadaan gudang itu akan membantu petani ketika memasuki musim panen raya. Selama ini, keterbatasan fasilitas penyimpanan membuat petani terpaksa menjual gabah dengan harga rendah agar hasil panen tidak rusak.

“Dengan adanya gudang ini, petani tidak lagi tertekan saat panen melimpah. Harga bisa lebih stabil dan hasil jerih payah mereka tetap bernilai,” kata Ardiansyah.

BACA JUGA  Kejar Jadwal NPHD Hibah Lahan Bulog Kutim, Proses Administrasi Dikebut

Menurut dia, Bulog akan menjadi alternatif pembeli hasil panen petani, sehingga mereka tidak hanya bergantung pada mekanisme pasar maupun tengkulak.

Keberadaan gudang juga diharapkan memperkuat posisi tawar petani. Saat produksi meningkat, Bulog dapat menyerap gabah sehingga gejolak harga dapat ditekan.

Selain berfungsi sebagai tempat penyimpanan, fasilitas tersebut akan mendukung penyerapan hasil pertanian lokal dan memperbaiki sistem distribusi pangan di Kutim.

Pembangunan gudang di Kutim merupakan bagian dari program nasional Bulog yang menargetkan pembangunan 100 infrastruktur pascapanen di sejumlah daerah strategis.

Seluruh biaya pembangunan akan ditanggung Bulog, sedangkan Pemkab Kutim menyediakan lahan melalui skema hibah. Pemerintah berharap pembangunan segera terealisasi agar manfaatnya dapat dirasakan petani dan masyarakat. (ADV/ProkopimKutim/UB)

BACA JUGA  DPRD Kutim Restui Hibah Lahan, Gudang Pascapanen Segera Dibangun