Refleksi Peringatan Maulid Nabi dan Keteladanan Kepemimpinan Rasulullah SAW

26 Agustus 2026
321 dilihat
1 min read

SANGATTA – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Agung Al Faruq, Bukit Pelangi, Rabu (26/8/2026) mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW untuk Membangun Pribadi yang Beriman, Berilmu, dan Berakhlak Mulia”. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim).

Dalam sambutannya, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah, khususnya para pejabat dan ASN, untuk menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai teladan dalam menjalankan tugas, kepemimpinan, hingga kehidupan bermasyarakat. 

“Keteladanan Rasulullah tidak hanya terlihat dari sisi kenabian, tetapi juga bagaimana beliau menjalankan peran sebagai pemimpin pemerintahan dan kepala negara. Rasulullah adalah sosok teladan. Kita harus belajar meneladani sifat kepeminpinan beliau dalam melaksanakan amanah kepemimpinan dengan baik antara lain dengan membaca kembali kisah sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW,” ujar Ardiansyah.

BACA JUGA  Diskusi Teknologi Mahasiswa Lintas Perguruan Tinggi di Aksara Fest 2026

Sebagai contoh, dalam menghadapi masyarakat yang memiliki beragam latar belakang suku dan agama, Rasulullah memberi teladan melalui Piagam Madinah yang menjadi landasan dalam membangun kehidupan masyarakat majemuk yang damai dan harmonis.

Bupati juga berharap momentum Maulid Nabi tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial tahunan, tetapi dapat menjadi sarana untuk memperbaiki diri dan meningkatkan semangat dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Mari kita jadikan momen ini sebagai semangat untuk kembali membentuk diri yang terbaik kepada bangsa, negara, dan daerah yang kita cintai, Kutai Timur,” pungkasnya.

Kepala Bagian Kesra Setkab Kutim Norhadi menyampaikan bahwa kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diselenggarakan untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di lingkungan pemerintah daerah dan masyarakat. Karenanya, terdapat agenda tausiyah keagamaan oleh Ustaz H. Anwar Ashari, yang mengajak para jamaah untuk memahami dan mengamalkan akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA  Ratusan Guru di Kutim Raih Gelar Magister Pendidikan Inklusi di UNY

Kegiatan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kutim, jajaran pejabat Pemkab Kutim, Kementerian Agama Kutim, organisasi wanita, ibu-ibu pengajian, pelajar, pengurus masjid, majelis taklim, organisasi kemasyarakatan Islam, serta masyarakat dari wilayah Sangatta Utara dan Sangatta Selatan. (ADV/ProkopimKutim/UB)