SANGATTA — Dua lantai bangunan di kawasan Jalan Sidodadi, Sangatta Utara, kini disiapkan sebagai hunian bagi mahasiswa putra Kutai Timur (Kutim). Asrama yang dibangun dengan dukungan program CSR PT Kaltim Prima Coal (KPC) tersebut diharapkan meringankan beban mahasiswa, terutama mereka yang berasal dari wilayah pedalaman.
Sekretaris Kabupaten Kutim Rizali Hadi mengecek langsung bangunan itu pada Rabu (19/8/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi sejumlah pejabat dari lingkungan pemerintah daerah untuk melihat kesiapan fasilitas sebelum dimanfaatkan.
Bangunan berukuran 15 x 25 meter itu memiliki 12 kamar tidur, masing-masing enam kamar di lantai atas dan enam lainnya di lantai bawah. Selain itu tersedia enam kamar mandi untuk menunjang kebutuhan penghuni.
Rizali mengatakan fasilitas hunian mahasiswa merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan. Menurutnya, mahasiswa dari kecamatan yang jauh dari pusat pemerintahan membutuhkan dukungan agar persoalan tempat tinggal tidak mengganggu proses perkuliahan.
“Dengan menyediakan tempat tinggal yang nyaman dan aman, pemerintah berharap mahasiswa dapat lebih tenang dalam menempuh proses akademisnya,” ujar Rizali.
Ia juga mengapresiasi keterlibatan KPC dalam pembangunan fasilitas tersebut. Menurutnya, kolaborasi pemerintah dengan dunia usaha dapat mempercepat pemenuhan kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Rizali menegaskan kerja sama lintas pihak perlu terus dikembangkan karena pembangunan daerah tidak dapat hanya mengandalkan APBD. Namun, setelah fasilitas selesai, pengelolaan menjadi perhatian berikutnya.
Ia meminta asrama segera dimanfaatkan dengan sistem pengelolaan yang jelas. Aturan penghuni dan pemeliharaan fasilitas perlu disiapkan agar bangunan tetap terawat dalam jangka panjang.
Lebih jauh, Rizali berharap asrama tidak hanya berfungsi sebagai tempat bermalam. Interaksi mahasiswa dari berbagai kecamatan diharapkan membangun jejaring, kebersamaan, dan rasa persatuan.
Dengan fasilitas tersebut, Pemkab Kutim berharap mahasiswa dapat belajar dalam kondisi lebih nyaman dan kelak kembali memberi kontribusi bagi kemajuan daerah. (ADV/ProkopimKutim/UB)
