Sinergi Multisektor: Pemerintah Kutim Integrasikan Program Penanganan Banjir dengan Pembangunan Jalan untuk Solusi Berkelanjutan

14 November 2025
429 dilihat
1 min read

SANGATTA – Dalam rangka menciptakan solusi pembangunan yang holistik dan efisien, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur mengedepankan pendekatan terintegrasi dan kolaboratif dalam menangani permasalahan banjir sekaligus meningkatkan kualitas infrastruktur jalan. Kolaborasi strategis antar dinas teknis terkait diharapkan dapat menghasilkan solusi yang komprehensif, sinergis, dan berkelanjutan bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Pandi Widiarto dari Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, secara khusus menyoroti program penanganan banjir di kawasan Renase sebagai contoh nyata penerapan integrasi kebijakan ini. Menurut penilaiannya, program penanganan banjir di wilayah tersebut tidak berdiri sendiri, tetapi memiliki keterkaitan erat dan saling mendukung dengan upaya peningkatan infrastruktur transportasi di lokasi yang sama.

“Program penanganan banjir seperti Renase itu beriringan dengan pembangunan jalan,” ujar Widiarto.

Pernyataan ini mengindikasikan adanya sinergi kebijakan dan program yang secara cermat dirancang untuk menangani dua masalah pokok sekaligus dalam satu paket program dan lokasi yang terpadu. Pendekatan multisektor seperti ini dinilai jauh lebih efektif, efisien, dan minim gangguan dibandingkan dengan menangani setiap permasalahan secara terpisah.

BACA JUGA  Ekonomi Kutim Masih ‘Kandaskan’ di Tambang dan Sawit, Lahan Tidur Luas Belum Dimanfaatkan

Widiarto menyampaikan keyakinan dan optimisme terhadap kapasitas serta profesionalisme dinas teknis terkait dalam merancang, menganggarkan, dan melaksanakan program terintegrasi yang kompleks ini. Koordinasi yang baik, komunikasi yang intensif, dan pembagian tanggung jawab yang jelas antar dinas terkait menjadi kunci utama keberhasilan implementasi di lapangan.

“Saya pikir dinas teknis punya strategi dan perencanaan yang baik soal itu,” tambahnya.

Optimisme dan kepercayaan dari legislatif ini menunjukkan adanya hubungan kemitraan dan kepercayaan yang positif antara lembaga legislatif dan eksekutif dalam menjalankan program-program pembangunan strategis daerah. Dukungan politik dan pengawasan yang konstruktif dari DPRD menjadi faktor penting untuk memastikan kelancaran proses penganggaran dalam APBD, percepatan tender, serta pengawasan pelaksanaan fisik di lapangan.

BACA JUGA  Efisiensi dan Ketepatan Sasaran Kunci Hadapi Penurunan Anggaran, Semangat Membangun Kutim Tak Boleh Pudar

Dengan integrasi program penanganan banjir dan pembangunan jalan dalam satu paket pekerjaan, diharapkan dapat tercapai efisiensi yang signifikan dalam penggunaan anggaran daerah, waktu pengerjaan, serta minimalisasi gangguan terhadap aktivitas masyarakat. Masyarakat pun diharapkan akan merasakan manfaat ganda dan langsung dari teratasinya genangan banjir yang selama ini mengganggu, sekaligus terbukanya akses transportasi yang lebih baik, lancar, dan nyaman.

Kebijakan terpadu dan visioner ini diharapkan dapat menjadi model percontohan bagi penanganan permasalahan infrastruktur serupa di wilayah-wilayah lainnya di Kutai Timur yang memiliki karakteristik permasalahan gabungan, sehingga menciptakan pola pembangunan yang lebih terencana, terintegrasi, sinergis, dan berdampak luas bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (ADV)

Jangan Lewatkan