Sinergi Legislatif-Eksekutif: DPRD Kutim Tegaskan Komitmen Penuh Dukung Implementasi Visi-Misi Bupati

12 November 2025
468 dilihat
1 min read

SANGATTA – Dalam rangka memperkuat tata kelola pemerintahan daerah yang harmonis dan efektif, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Faizal Rachman, menyatakan komitmen penuh dan dukungan politik dari seluruh anggota dewan untuk mendukung pelaksanaan visi dan misi Bupati Kutai Timur. Pernyataan sikap politik ini disampaikan sebagai bentuk konkret sinergi strategis dan kemitraan yang konstruktif antara lembaga legislatif dan eksekutif dalam membangun dan memajukan daerah.

Faizal menegaskan bahwa sebagai wakil rakyat Kutai Timur yang dipilih secara demokratis, setiap anggota DPRD memiliki kewajiban konstitusional dan moral untuk memastikan seluruh program dan agenda pembangunan daerah berjalan sesuai dengan rencana strategis yang telah ditetapkan bersama serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dukungan aktif ini diwujudkan melalui optimalisasi seluruh fungsi dan kewenangan dewan, mulai dari fungsi penganggaran, fungsi pengawasan yang objektif, hingga fungsi legislasi dalam pembuatan Peraturan Daerah (Perda).

BACA JUGA  Aspirasi Listrik yang Belum Sampai ke Gedung Dewan

“Kalau kami dari anggota dewan itu tentunya tetap mendukung visi misi dari bupati,” ujar Faizal Rachman dalam sebuah kesempatan wawancara.

Pernyataan lugas ini merupakan penegasan posisi politik dewan sebagai mitra kerja pemerintah daerah. Lebih lanjut, Faizal menjelaskan bahwa dukungan politik tersebut tidak hanya sebatas pernyataan retorika semata, melainkan akan diimplementasikan secara konsisten dalam tindakan dan kebijakan nyata di lapangan. Seluruh fraksi dan anggota dewan akan berupaya secara maksimal dan proaktif untuk menciptakan kondisi politik dan administrasi yang kondusif, stabil, dan mendukung bagi terlaksananya program-program prioritas daerah.

Ia menambahkan bahwa optimalisasi segala sumber daya, potensi, dan anggaran yang dimiliki daerah menjadi kunci utama dan penentu dalam mewujudkan tujuan dan sasaran pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Prinsip optimalisasi ini sejalan dan terintegrasi dengan fungsi utama dewan dalam mengalokasikan, mengawasi, dan mengevaluasi anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

BACA JUGA  Usai Jalani Klarifikasi Laporan, Batta Desak Bupati Menindak Tegas Kabid di Bappeda Kutai Timur

“Kami tetap mengusahakan dan mengoptimalkan apa yang bisa dicapai,” tegas Faizal.

Penegasan untuk “mengusahakan dan mengoptimalkan” ini menunjukkan komitmen kerja nyata, bukan sekadar dukungan verbal. Pernyataan operasional ini sekaligus menunjukkan komitmen politik yang kuat dan solid dari DPRD Kutai Timur secara kelembagaan untuk bersinergi dan berkolaborasi secara positif dengan pemerintah daerah eksekutif.

Dengan adanya kolaborasi, komunikasi, dan koordinasi yang baik dan berkelanjutan antara kedua lembaga tinggi daerah ini, diharapkan seluruh agenda, program, dan proyek pembangunan dapat terlaksana dengan baik, tepat sasaran, tepat waktu, dan memberikan manfaat serta dampak yang maksimal bagi peningkatan kesejahteraan ekonomi dan sosial masyarakat Kutai Timur secara keseluruhan. (ADV)

Jangan Lewatkan