SAMARINDA – Sekitar 13.000 ASN yang terdiri atas PNS dan PPPK di Kutai Timur (Kutim) menjadi bagian dari proses pemetaan kompetensi dalam penerapan manajemen talenta. Sistem ini disiapkan untuk mengetahui potensi dan kapasitas aparatur secara lebih terukur.
Tahap persiapan sudah menunjukkan progres. Hingga kini, sekitar 3.000 PNS telah mengikuti penilaian kompetensi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.500 ASN menjalani asesmen bersama BKN Regional pada tahun lalu. Hasil penilaian itu berlaku selama tiga tahun dan dapat digunakan sebagai dasar pemetaan talenta.
Di sisi lain, penerapan sistem tersebut tidak sepenuhnya tanpa tantangan. Jumlah ASN yang besar membuat penilaian kompetensi perlu dilakukan bertahap agar seluruh aparatur dapat terpetakan. BKPSDM Kutim menyebut proses itu terus disiapkan menuju penerapan.
Secara teknis, Kutim sudah pada tahap siap. Ekspos manajemen talenta telah dilakukan di BKN sejak tahun sebelumnya hingga pemerintah daerah memperoleh rekomendasi resmi untuk menerapkan sistem tersebut. Kepala BKPSDM Kutim, Misliansyah atau Ancah, mengatakan secara teknis daerah tinggal melanjutkan tahapan implementasi.
Penguatan penerapan itu juga ditandai penandatanganan komitmen bersama seluruh kepala daerah se-Kalimantan Timur dengan Kepala BKN RI di Pendopo Odah Etam, Kompleks Kantor Gubernur Kaltim.
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, menilai manajemen talenta harus dipahami lebih dari sekadar mekanisme pengisian jabatan. Menurut dia, sistem tersebut dapat menjadi sarana menyaring aparatur terbaik sekaligus memberi penghargaan kepada pegawai yang menunjukkan dedikasi dan kinerja nyata bagi daerah, termasuk mereka yang masih berstatus staf.
Karena itu, penerapannya diarahkan sejalan dengan nilai dasar BerAKHLAK, terutama disiplin, profesionalitas, dan pelayanan kepada masyarakat.
Setelah komitmen tersebut, Kutim tinggal melaporkan kesiapan implementasi kepada BKN. Kebijakan selanjutnya berada pada Bupati, dengan manajemen talenta sebagai acuan pengangkatan maupun pemilihan pejabat. (ADV/ProkopimKutim/UB)
