BAZNAS Kutim Perkuat Manfaat Zakat Lewat Rumah Layak Huni

8 Agustus 2026
313 dilihat
1 min read
Samsia dan Burhanuddin, penerima bantuan rehabilitasi rumah layak huni dari BAZNAS. Foto: Habibah Pro Kutim

TELUK PANDAN – Pemanfaatan zakat di Kutai Timur (Kutim) terus diarahkan pada program yang memberi dampak jangka panjang. Salah satunya melalui rehabilitasi rumah tidak layak huni yang dijalankan BAZNAS Kutim. Program ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan manfaat zakat secara lebih nyata bagi masyarakat.

Program tersebut telah berjalan sejak 2024. Khusus Kecamatan Teluk Pandan, tercatat enam rumah mendapat rehabilitasi pada tahun tersebut. Kolaborasi berlanjut pada 2025 bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui bantuan lima unit rumah, masing-masing senilai Rp50 juta. Rumah bantuan itu tersebar di Teluk Pandan, Sangatta Utara, Sangatta Selatan, dan Muara Wahau.

Memasuki 2026, dua rumah kembali direhabilitasi di Desa Martadinata, Kecamatan Teluk Pandan. Keduanya merupakan hunian milik Samsia dan Burhanuddin yang sebelumnya berada dalam kondisi kurang memadai.

BACA JUGA  Bimtek Portal Satu Data Jadi Langkah Kutim Tingkatkan Kualitas Tata Kelola Informasi

Persoalan rumah layak huni masih menjadi tantangan bagi sebagian warga, terutama mereka yang tinggal di kawasan perkebunan dan pelosok. Perwakilan BAZNAS Kutim, Abdullah, menyebut terdapat warga yang sebelumnya hanya menempati gubuk sederhana. Bahkan, dua rumah harus direlokasi ke lahan relawan agar penghuni memperoleh tempat tinggal yang memadai.

Bagi Samsia, perubahan tersebut menghadirkan rasa lega. Rumah yang sebelumnya menghadapi persoalan atap bocor dan bagian bangunan yang mulai lapuk kini menjadi tempat tinggal yang nyaman. Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemkab dan BAZNAS Kutim atas bantuan tersebut.

Burhanuddin juga merasakan manfaat serupa. Menurutnya, hunian yang lebih aman memberikan ketenteraman bagi keluarga sekaligus mengurangi kekhawatiran saat musim hujan.

BACA JUGA  Belanja Daerah Diperketat, TPP ASN Kutim Disesuaikan

Selain rehabilitasi rumah, BAZNAS Kutim mengembangkan beasiswa bagi pelajar kurang mampu, terutama di sekolah berbasis keagamaan. Program tersebut diarahkan untuk mendukung pendidikan sekaligus membangun SDM.

Melalui program ini, pendidikan, serta pengelolaan zakat, BAZNAS Kutim berupaya menjadikan dana umat sebagai jalan menuju kehidupan masyarakat yang lebih aman, mandiri, dan berkelanjutan. (ADV/ProkopimKutim/UB)