Kutim Ubah Lahan Pascatambang Menjadi Aset Produktif bagi Warga

7 November 2025
426 dilihat
1 min read

SANGATTA – Lahan bekas tambang di Telaga Batu Arang, Sangatta Utara, kini berubah menjadi ruang produktif setelah Polres Kutim bersama Pemkab Kutai Timur (Kutim) menggelar penanaman bibit jagung sebagai bagian dari Program Industri Pertanian dan Pangan yang diinisiasi Polda Kalimantan Timur (Kaltim). Empat kelompok tani dari RT 53, Desa Warga Bara, turun langsung dalam menanamkan bibit jagung di lahan seluas 25 hektare milik PT Kaltim Prima Coal (KPC).

Kegiatan ini merupakan wujud dari peluncuran program Polda Kaltim yang dilakukan serentak oleh seluruh Polres dan Polresta se-Kaltim, dengan pusat kegiatan di Polres Kutai Barat dan diikuti Polres Kutim secara daring. Kolaborasi lintas lembaga ini menjadi contoh bagaimana ruang pascatambang mampu dikelola kembali sebagai sumber ekonomi baru bagi masyarakat.

BACA JUGA  Satpol PP Kutim Terapkan Pendekatan Humanis dalam Penertiban PKL

Kasatpol PP Fata Hidayat menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif Polda Kaltim. Ia menerangkan bahwa pemanfaatan lahan eks tambang sejalan dengan visi Pemkab Kutim dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat. “Ini bukti nyata bahwa sinergi pemerintah, kepolisian, dan perusahaan dapat menghadirkan manfaat ekonomi sekaligus menjaga lingkungan,” ujarnya.

Dari arahannya secara daring, Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap Astacita Presiden RI Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Menurutnya, kepolisian berperan dalam keamanan sekaligus mendorong keberlanjutan ekonomi bangsa.

Kapolres Kutim, AKBP Fauzan Arianto, menambahkan bahwa penanaman jagung ini adalah simbol kerja sama untuk membuka peluang baru bagi petani lokal. Antusiasme warga terlihat dari peserta yang terlibat. Salah satunya Bu Erna yang merasa sangat terbantu. “Lahan bekas tambang sebelumnya sulit diolah. Sekarang, kami bisa menanam dan mendapatkan hasil tambahan untuk kebutuhan rumah tangga,” ungkapnya.

BACA JUGA  STIPER Kutim Gandeng Pemerintah dan Swasta Bangun Ekosistem Pertanian Modern dan Berkelanjutan

Program pertanian Polda Kaltim ini juga didukung oleh Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kutim, yang menyediakan bibit unggul, pupuk, dan alat pertanian modern(ADV/ProkopimKutim/UB)