Kutim Mantapkan Program TAMASYA, Sinergikan Puluhan Program Unggulan untuk Anak dan Keluarga

7 November 2025
403 dilihat
1 min read

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus menunjukkan keseriusannya dalam mewujudkan lingkungan yang ramah anak dan mendukung kesejahteraan keluarga pekerja. Upaya ini mendapat dukungan kuat dari pemerintah pusat, termasuk apresiasi dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga), yang memilih Kutim sebagai lokasi peluncuran program percontohan nasional.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), sebuah layanan pengasuhan yang dirancang lebih menyeluruh dibandingkan tempat penitipan anak biasa. Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, memastikan fasilitas penunjang seperti area bermain, ruang menyusui, dan tempat tidur layak tersedia di setiap titik TAMASYA.

Kesungguhan Pemkab juga tergambar dari kenaikan besar alokasi bantuan desa, dari Rp 50 juta menjadi Rp 250 juta per desa. Kebijakan ini diharapkan dapat membuat desa lebih terlibat dalam program-program kesejahteraan masyarakat, termasuk penguatan layanan TAMASYA. Kepedulian ini bahkan menarik perhatian nasional yang terlihat dari berbagai daerah lain yang ingin mempelajari implementasinya.

BACA JUGA  Mahyunadi Dorong Terbentuknya Komunitas Guru Inovatif Sebagai Pelita di Tengah Arus Perubahan

Program TAMASYA berjalan beriringan dengan kontribusi dunia usaha, khususnya perusahaan tambang dan perkebunan. Menurut Bupati Ardiansyah, keberadaan layanan ini memungkinkan para pekerja, khususnya para ibu untuk bekerja dengan rasa aman karena anak-anak mereka diasuh dengan baik.

Tidak hanya menjadi layanan pengasuhan, TAMASYA juga diintegrasikan dengan lebih dari 50 program unggulan daerah. Sinergi ini memperkuat berbagai aspek, mulai dari pendidikan (program nomor 24), penyediaan fasilitas kesehatan dasar (program nomor 22), hingga peningkatan ekonomi keluarga (program nomor 43) yang membantu memperkuat stabilitas finansial orang tua.

Dengan pendekatan menyeluruh yang melibatkan pemerintah, perusahaan, dan masyarakat, Kutim membuktikan bahwa kesejahteraan keluarga adalah fondasi penting dalam pembangunan. Hubungan TAMASYA dengan puluhan program strategis bukan sekadar kebijakan administratif, tetapi sebuah investasi sosial jangka panjang untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter, sekaligus menjaga produktivitas para pekerja yang menjadi motor penggerak ekonomi daerah. (ADV/ProkopimKutim/UB)

BACA JUGA  Beasiswa Kutim 2025 Dibuka, Pemkab Perluas Akses Pendidikan bagi Pelajar dan Mahasiswa