DPPPKB Kutim Perkuat Layanan KBKR Terpadu untuk Menurunkan Angka Stunting

7 November 2025
493 dilihat
1 min read

SANGATTA – Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat, BKKBN Provinsi Kaltim turut menyerahkan bantuan alat kesehatan berupa implant kit dan IUD kit untuk Rumah Sakit Umum Medika Utama Sangatta. Selain itu, kerja sama lintas pihak juga diwujudkan melalui pemberian bantuan kepada 12 keluarga berisiko stunting, hasil kolaborasi antara BKKBN Kaltim, DPPKB Kutim, dan PT Pama Persada Nusantara.

Program ini juga menetapkan target menghadirkan 100 akseptor baru Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Pendekatan tersebut dirancang untuk meminimalisir kehamilan yang tidak direncanakan. Upaya ini menjadi bagian penting dari strategi besar pemerintah dalam memperkuat kesehatan reproduksi sekaligus membangun generasi yang lebih sehat.

BACA JUGA  Kutim dan FMIPA UNY Rumuskan Arah Baru Pembangunan Digital Daerah

Dalam sambutannya, Sekretaris Kabupaten (Seskab) Kutai Timur, Rizali Hadi, menekankan komitmen Pemkab untuk memastikan pemerataan akses layanan KB, terutama bagi masyarakat di wilayah tertinggal, terluar, terdepan (3T) serta kawasan transmigrasi.

Rizali juga menambahkan bahwa keberhasilan program tidak bisa dicapai tanpa kerja sama aktif seluruh pemangku kepentingan.

“Dengan kolaborasi semua pihak, kita bisa menekan angka unmet need, meningkatkan kualitas layanan, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam program KB secara lebih luas. Ini sejalan dengan visi Kutim yang Tangguh, Mandiri, dan Berdaya Saing,” tuturnya.

Di balik berbagai upaya tersebut, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPPKB) Kutim menjalankan sosialisasi program Intensifikasi dan Integrasi Pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi (KBKR) sebagai bagian dari Proyek Prioritas Nasional (PRO PN). Fokus program ini tidak hanya menurunkan unmet need dan memperluas cakupan peserta KB, tetapi juga memastikan terpenuhinya hak-hak kesehatan reproduksi masyarakat Kutim. (ADV/ProkopimKutim/UB)

BACA JUGA  Gereja Baru di Kutim Siap Dibangun, Mampu Tampung Ribuan Jemaat