Patroli Satpol PP Kutim Sisir Titik Keramaian, Tertibkan Aktivitas yang Mengganggu

7 November 2025
394 dilihat
1 min read

SANGATTA – Suasana lalu lintas dan ruang publik di Sangatta kembali mendapat perhatian serius setelah Satpol PP Kutai Timur (Kutim) menggelar patroli menyeluruh di titik-titik yang kerap menjadi pusat keramaian.

Patroli dilakukan di berbagai lokasi strategis, mulai dari kawasan perempatan, area pasar, hingga pusat aktivitas masyarakat. Personel Satpol PP bergerak untuk memastikan ruang publik tetap tertata dan aman bagi pengguna jalan maupun pejalan kaki.

Sejumlah aktivitas yang dinilai mengganggu ketertiban dan keselamatan seperti keberadaan gelandangan, pengemis (gepeng), badut cosplay, hingga pengamen jalanan menjadi fokus penertiban dalam kegiatan tersebut.

Kasatpol PP Kutim, Fata Hidayat, menjelaskan kepada awak media Pro Kutim bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin penegakan Peraturan Daerah sekaligus menjaga ketertiban wajah kota. Ia menjelaskan bahwa selain menindak, pihaknya juga memberikan pembinaan bagi mereka yang tertangkap agar memahami konsekuensi perilaku yang mengganggu kenyamanan umum.

BACA JUGA  Mahyunadi Dorong Terbentuknya Komunitas Guru Inovatif Sebagai Pelita di Tengah Arus Perubahan

“Kami tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga pembinaan. Harapannya, mereka yang terjaring dapat memahami pentingnya menjaga ketertiban dan tidak mengulangi pelanggaran,” jelas Fata.

Patroli terjadwal ini juga diperkuat dengan respons cepat terhadap laporan masyarakat, terutama terkait keberadaan pengamen di lampu merah, pengemis yang memaksa, atau aksi cosplay di badan jalan yang dapat membahayakan pengguna lalu lintas.

“Kami mengajak masyarakat untuk aktif melapor jika menemukan aktivitas yang mengganggu ketertiban umum. Semua langkah kami tetap mengedepankan pendekatan yang humanis dan sesuai aturan,” tambahnya.

Lewat patroli rutin ini, Satpol PP Kutim berharap dapat terciptanya lingkungan kota yang lebih tertib, aman, dan nyaman, sekaligus menjadi contoh penerapan kedisiplinan bagi wilayah lain di Kaltim. (ADV/ProkopimKutim/UB)

BACA JUGA  Kutim Mantapkan Peta Proses Bisnis untuk Percepat Reformasi Birokrasi