Ekspansi SangattAqua Menguat, Kutim Targetkan Peningkatan PAD Jangka Panjang

7 November 2025
377 dilihat
1 min read

SANGATTA – Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menegaskan bahwa kontribusi AMDK lokal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) memang membutuhkan proses bertahap. Ia menyampaikan bahwa inisiatif yang digagas Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) seperti Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Tuah Benua (TTB) adalah langkah strategis jangka panjang.

“Tidak bisa langsung terlihat dalam waktu singkat, perhitungannya tahunan. Saat ini yang terpenting adalah penguatan produksi dan perluasan pasar. BUMD kita telah bekerja luar biasa, sekaligus memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dan membuka peluang pendapatan daerah baru,” ujarnya. Ia pun mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat untuk bangga serta memprioritaskan konsumsi produk lokal ini.

BACA JUGA  Festival Pemuda Kreatif 2025 Jadi Ruang Baru Ekspresi Anak Muda Kutim

SangattAqua, produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang diproduksi Perumdam TTB Kutim, kini semakin menunjukkan eksistensinya di pasar. Distribusinya terus diperluas, didukung oleh kemampuan produksi yang stabil. AMDK lokal ini bukan hanya hadir sebagai pilihan minum bagi masyarakat, tetapi juga dirancang untuk memberikan dampak ekonomi, membuka lapangan kerja, dan memperkuat kemandirian daerah.

Direktur Utama Perumdam TTB Kutim, Suparjan, menjelaskan bahwa kapasitas produksi menjadi kekuatan utama bagi SangattAqua. “Mesin kami mampu menghasilkan 80 dus per jam untuk kemasan botol 330 ml. Jika beroperasi selama 8 jam, totalnya mencapai sekitar 640 dus atau 211 ribu mililiter per hari,” paparnya saat meninjau Pabrik AMDK IPA Kabo di Sangatta Utara pada akhir September. Ia juga menyampaikan bahwa berbagai inovasi tengah disiapkan, termasuk pengembangan kemasan galon untuk memperluas segmen pasar, mulai dari rumah tangga hingga perkantoran.

BACA JUGA  Pemkab Kutim dan Baznas Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran Wanasari

Saat ini, SangattAqua telah tersalurkan ke berbagai toko ritel modern, warung kelontong, hingga kantin instansi pemerintahan di seluruh Kutim. Dukungan tersebut menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap produk asli daerah. Dengan kombinasi antara kapasitas produksi yang andal, strategi pemasaran yang agresif, serta dorongan dari pemda, SangattAqua menjadi simbol usaha Kutim dalam membangun kemandirian ekonomi yang tumbuh perlahan namun pasti. (ADV/ProkopimKutim/UB)