SANGATTA SELATAN – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kutai Timur (Kutim) melakukan inspeksi mendadak di sejumlah titik strategis di Kecamatan Sangatta Selatan. Sidak ini digelar untuk memastikan ketersediaan serta stabilitas harga bahan pokok dan elpiji bersubsidi menjelang perayaan Iduladha.
Sidak dimulai dari pasar tradisional Sangatta Selatan, pusat distribusi berbagai kebutuhan pokok masyarakat. Tim TPID memantau harga serta stok beras, cabai, daging, dan sayuran. Hasil pantauan menunjukkan bahwa pasokan masih aman dan harga-harga berada dalam batas normal. “Pemantauan ini penting untuk memastikan tidak ada gejolak harga yang berlebihan menjelang hari besar keagamaan. Alhamdulillah, kondisi masih terkendali,” ujar Kepala Bagian Ekonomi Setkab Kutim, Vita Nurhasanah, yang memimpin sidak.
Selain pasar, TPID meninjau ketersediaan elpiji 3 kilogram untuk rumah tangga. Salah satu titik yang disambangi adalah agen resmi PT Berasal Kapar Bersaudara di Jalan HM Ardans, Kilometer 1. Hasil dialog dengan pihak agen menunjukkan distribusi gas melon masih lancar dan permintaan belum meningkat signifikan.
Vita menambahkan, “Alhamdulillah stok gas 3 kilogram aman. Kami harapkan kondisi seperti ini terus berlangsung sampai Iduladha nanti.” Sidak ini menjadi bagian dari upaya TPID menekan potensi inflasi daerah dan mengantisipasi kelangkaan maupun spekulasi harga.
TPID bekerja sama dengan pemerintah kecamatan, pelaku usaha, dan distributor logistik untuk memantau pasokan secara berkala. Kegiatan ini diharapkan memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dan energi. “Ketersediaan bahan pokok dan energi adalah kunci utama agar masyarakat merasa nyaman menyambut Iduladha,” tutup Vita.
Dengan langkah aktif ini, TPID Kutim menunjukkan komitmen menjaga kestabilan harga sekaligus mendukung ketahanan pangan lokal. (ADV/ProkopimKutim/UB)
