Puluhan Koperasi di Kutim Mulai Tinggalkan Pembukuan Manual

20 Agustus 2026
400 dilihat
1 min read

JAKARTA — Sebanyak 59 koperasi di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur, mulai menerapkan sistem akuntansi digital sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat tata kelola ekonomi kerakyatan. Program tersebut dijalankan bertahap selama 2024-2025 dengan dukungan perangkat teknologi informasi.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) Kutim, Marhadyn, mengatakan digitalisasi diperlukan agar pengelolaan koperasi dapat mengikuti perkembangan zaman. Menurut dia, pencatatan keuangan secara manual perlu mulai ditinggalkan karena tuntutan terhadap transparansi dan akuntabilitas semakin tinggi.

“ Kita sudah harus meninggalkan cara-cara lama yang manual,” kata Marhadyn seusai acara Koperasi Awards 2026 di Caroline Astor Ballroom, Hotel The St Regis, Jakarta Selatan, Kamis (20/8/2026) malam.

BACA JUGA  Pembiayaan JKN Bergeser, Kutim Minta Bankeu Kaltim Tetap Dipertahankan

Dalam program tersebut, Pemkab Kutim menyalurkan sarana teknologi informasi berupa komputer dan printer, sekaligus memfasilitasi penggunaan aplikasi akuntansi digital. Sebanyak 34 koperasi menerima dukungan pada 2024. Program kemudian dilanjutkan dengan 25 koperasi pada 2025.

Marhadyn menyebut penerapan sistem digital membuat pencatatan dan pengelolaan keuangan koperasi menjadi lebih terukur. Data keuangan juga dapat disusun secara lebih akurat dan terstandardisasi sehingga mendukung proses pengawasan serta meningkatkan kredibilitas lembaga di hadapan anggota.

Ia menambahkan, modernisasi tidak semata berkaitan dengan penggunaan perangkat komputer atau aplikasi. Lebih jauh, langkah tersebut diarahkan untuk membangun budaya pengelolaan koperasi yang profesional dan terbuka.

“Langkah modernisasi tersebut tidak hanya mendongkrak efisiensi operasional internal lembaga, tetapi juga memastikan koperasi di Kutim semakin siap bersaing, mandiri, serta membawa dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. (ADV/ProkopimKutim/UB)

BACA JUGA  Investasi Tersendat Birokrasi, Kutim Tekankan Integritas Aparatur