Pelajar Kutim Raih Juara 3 Pelopor Keselamatan Lalu Lintas Kaltim

17 Agustus 2026
348 dilihat
1 min read

SAMARINDA — Zahra, siswi SMA Negeri 1 Sangatta Utara, Kutai Timur (Kutim), meraih Juara 3 dalam Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) tingkat Kalimantan Timur 2026. Ia membawa gagasan berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk mendorong perilaku aman di jalan.

Zahra berhasil masuk tiga besar setelah bersaing dengan 27 peserta dari tujuh kabupaten/kota di Kaltim. Atas prestasinya, dia memperoleh piagam penghargaan dan uang pembinaan.

Dalam kompetisi bertema “Inovasi Teknologi dan Etika Transportasi sebagai Manifestasi Keselamatan Jalan di Era Digital”, Zahra mempresentasikan karya “SAFEBRO dan SIGMA AI”.

Dua konsep itu dirancang untuk saling melengkapi. SAFEBRO merupakan platform edukasi berbasis AI yang menggabungkan pembelajaran, gamifikasi, dan pembentukan etika berlalu lintas. Fitur Safe Challenge membuat materi keselamatan dikemas lebih interaktif, sedangkan Safe Report memungkinkan pengguna melaporkan kondisi jalan.

BACA JUGA  Mahyunadi Siapkan Strategi Percepat Pemulihan Ekonomi Kutim

Adapun SIGMA AI dirancang sebagai sistem kendali akses kendaraan yang dapat mendeteksi penggunaan helm berstandar SNI sebelum kendaraan digunakan.

“SAFEBRO itu lebih kepada membangun kesadaran dan etika, sedangkan SIGMA AI memperkuat pencegahan dan kepatuhan,” ujar Zahra.

Ia berharap kedua inovasi tersebut dapat dikembangkan melalui kolaborasi dengan Dinas Perhubungan, mulai validasi hingga uji coba.

Sekretaris Dinas Perhubungan Kutim Masrianto Suriansyah mengapresiasi pencapaian Zahra. Menurutnya, prestasi tersebut menunjukkan pelajar mampu menawarkan solusi atas persoalan transportasi.

Berdasarkan data Ditlantas Polda Kaltim, terdapat 309 kecelakaan lalu lintas sepanjang Januari-Juli 2026 dengan 102 korban meninggal dunia. Kecelakaan didominasi sepeda motor, sementara sebagian besar korban berada pada rentang usia 15-29 tahun.

BACA JUGA  Polres Kutim Ungkap Pola Baru Peredaran Narkoba

Masrianto berharap keberhasilan Zahra memotivasi pelajar lain untuk ikut membangun budaya tertib dan aman berlalu lintas. (ADV/ProkopimKutim/UB)