Pelajar dan Mahasiswa Kutim Bersiap, Pendaftaran Beasiswa Direncanakan Mei

1 Agustus 2026
3 dilihat
1 min read
Kabag Kesra Setkab Kutim Norhadi. Foto: Bagus/Pro Kutim

SANGATTA – Pelajar dan mahasiswa Kutai Timur (Kutim) kembali mendapat peluang memperoleh bantuan pendidikan melalui program Beasiswa Kutim 2026. Program tersebut mencakup Beasiswa Kutim Tuntas serta Beasiswa Stimulan untuk jenjang pendidikan berbeda.

Berdasarkan data 2025, Beasiswa Kutim diberikan kepada 331 mahasiswa S1 hingga S2 dengan bantuan Rp10 juta. Sementara itu, Stimulan mahasiswa menjangkau 848 penerima, dengan besaran Rp6 juta untuk S1 dan Rp10 juta bagi mahasiswa S2.

Adapun Stimulan pelajar diperuntukkan bagi 2.565 siswa SMA. Setiap penerima memperoleh bantuan sebesar Rp2,5 juta. Kuota tersebut menjadi gambaran skala program yang kembali disiapkan pemerintah daerah tahun ini.

Pendaftaran Beasiswa Kutim 2026 direncanakan mulai Mei. Saat ini, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Kutim sedang menyiapkan kebutuhan teknis dan administrasi sebelum formulir serta angket disebarkan kepada masyarakat.

BACA JUGA  Kondisi Ekonomi Kutim Stabil, Pengendalian Inflasi Tetap Jadi Prioritas Pemkab Kutim

Kesempatan tersebut juga berlaku bagi mahasiswa asal Kutim yang sedang menempuh pendidikan di luar daerah. Syarat utamanya, calon penerima memiliki KTP Kutim.

Dalam proses seleksi, pemerintah akan menerapkan aturan agar bantuan tidak terjadi beasiswa ganda. Mahasiswa yang telah memperoleh beasiswa dari Kaltim Tuntas, Baznas, maupun perusahaan tidak diperkenankan menerima bantuan serupa. Data penerima nantinya akan disandingkan untuk menemukan kemungkinan tumpang tindih. Jika terdapat penerima ganda, salah satu bantuan harus dipilih atau dihapus. 

Di sisi lain, pemerintah memastikan anggaran beasiswa tidak terkena pemangkasan. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Kutim, Norhadi, menyebut program tersebut termasuk 50 program unggulan Bupati Kutim, bahkan anggaran kegiatan lain dikurangi untuk mempertahankan beasiswa.

BACA JUGA  Tanggapan Warga Mengenai Layanan Kesehatan Bergerak di Desa Susuk Tengah, Kecamatan Sandaran

Pemkab juga berharap penerima kelak kembali ke Kutim dan berkontribusi membangun daerah. Namun, masyarakat masih perlu menunggu karena website serta Juknis sedang diperbaiki, terutama untuk mendukung proses verifikasi penerima dari keluarga kurang mampu. (ADV/ProkopimKutim/UB)