
SANGATTA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Faizal Rachman, menekankan peran strategis dan fundamental infrastruktur pembangunan sebagai katalisator utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan. Menurut analisisnya, pembangunan infrastruktur yang berkualitas, tepat sasaran, dan terintegrasi merupakan prasyarat mutlak untuk menciptakan lingkungan usaha dan sosial yang kondusif, yang pada akhirnya akan merangsang peningkatan aktivitas ekonomi produktif di berbagai sektor.
Faizal menjelaskan bahwa ketersediaan dan aksesibilitas infrastruktur dasar yang memadai, seperti jalan, jembatan, pelabuhan, jaringan listrik, dan air bersih, akan membuka akses yang lebih luas, mudah, dan murah bagi masyarakat, khususnya di daerah terpencil, untuk mengembangkan dan memaksimalkan potensi ekonomi lokal mereka. Infrastruktur dalam perspektif ini tidak hanya berperan sebagai penunjang fisik semata, tetapi juga berfungsi sebagai penggerak multiplier effect yang powerful dalam memperlancar dan memperluas perputaran roda ekonomi lokal.
“Infrastruktur pembangunan bagian terpenting agar peningkatan pertumbuhan ekonomi di masyarakat itu berkembang,” ujar Faizal.
Pernyataan ini menempatkan infrastruktur sebagai fondasi dari seluruh upaya peningkatan ekonomi kerakyatan. Lebih lanjut, Faizal menyatakan bahwa pembangunan infrastruktur secara konsisten telah ditetapkan sebagai salah satu program prioritas nasional dan daerah yang mendapatkan perhatian, alokasi anggaran, dan komitmen politik khusus. Pemerintah daerah bersama dengan DPRD berkomitmen penuh dan bersinergi untuk memastikan bahwa program-program infrastruktur strategis dapat direncanakan, dilaksanakan, dan diselesaikan sesuai dengan target waktu, biaya, dan kualitas yang telah ditetapkan.
Ia menambahkan bahwa penyelesaian proyek-proyek infrastruktur secara tepat waktu, efektif, dan efisien akan memberikan dampak signifikan dan langsung terhadap percepatan pembangunan ekonomi dan sosial di seluruh penjuru Kutai Timur. Setiap proyek infrastruktur yang berhasil diselesaikan diharapkan dapat segera dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat untuk meningkatkan produktivitas usaha, efisiensi distribusi, nilai tambah produk, dan pada akhirnya meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan ekonomi mereka secara nyata.
“Dan hal itu program prioritas yang akan segera diselesaikan,” tegas Faizal.
Penegasan untuk “segera diselesaikan” ini mencerminkan urgensi dan komitmen terhadap percepatan pembangunan. Pernyataan operasional ini sekaligus mempertegas komitmen politik dan fiskal pemerintah daerah dalam mempercepat dan memprioritaskan pembangunan infrastruktur sebagai langkah strategis dan fundamental untuk memacu pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan merata.
Dengan infrastruktur yang memadai, berkualitas, dan terhubung dengan baik, diharapkan dapat tercipta konektivitas dan aksesibilitas yang lebih baik antarwilayah, distribusi barang dan jasa yang lebih lancar dan murah, peningkatan mobilitas penduduk, serta peningkatan daya saing ekonomi produk lokal masyarakat Kutai Timur di pasar yang lebih luas. Fokus pada penyelesaian infrastruktur ini juga sejalan dengan upaya strategis jangka panjang untuk mengurangi kesenjangan pembangunan dan ketimpangan infrastruktur antarwilayah. (ADV)
