OSMB UT Kutim Dimulai, Mahasiswa Baru Didorong Berkontribusi bagi Daerah

15 Agustus 2026
387 dilihat
1 min read

SANGATTA – Sebanyak 266 mahasiswa baru Universitas Terbuka (UT) mengikuti Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutai Timur. Dari 382 mahasiswa yang terdaftar pada semester ini, peserta diperkenalkan dengan sistem pembelajaran UT sekaligus diarahkan untuk berperan aktif dalam perubahan sosial dan pembangunan.

Rektor UT Prof Ali Muktiyanto melalui video Rektor UT Menyapa mengatakan mahasiswa tidak semestinya menempatkan kelulusan sebagai satu-satunya tujuan pendidikan. Mereka diharapkan mampu menggunakan pengetahuan yang diperoleh untuk memberi manfaat bagi masyarakat dan menjadi agen perubahan menuju Indonesia Emas 2045.

Ali juga menjelaskan sistem Layanan Pendukung Keterampilan Belajar Jarak Jauh (LPKBJJ) dikembangkan untuk memperluas akses pendidikan dengan mengatasi kendala geografis. Dengan pola belajar tersebut, masyarakat dari berbagai wilayah memiliki kesempatan untuk mengembangkan kapasitas tanpa harus meninggalkan daerah asal.

BACA JUGA  Lima Anak dalam Prosesi Ufah sebagai Simbol Regenerasi Adat Kayan

Sebagai PTN-BH, UT berkomitmen menyediakan pendidikan yang inklusif, terjangkau, serta berorientasi pada kualitas. Karakter perkuliahan yang menuntut kemandirian membuat mahasiswa perlu menjaga disiplin, integritas akademik, dan etika selama menjalani studi.

Wakil Bupati Kutim Mahyunadi yang membuka kegiatan menilai kehadiran mahasiswa baru merupakan bagian dari investasi jangka panjang bagi daerah. Menurut dia, pembangunan Kutim tidak cukup bertumpu pada infrastruktur, tetapi membutuhkan sumber daya manusia yang mampu beradaptasi dan memiliki integritas.

Mahyunadi juga menyambut baik komitmen UT dalam memperluas kesempatan pendidikan tinggi bagi masyarakat Kutim. Ia berharap lulusan UT nantinya tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi mampu mengambil peran dalam pembangunan sesuai kompetensi masing-masing.

BACA JUGA  Kutim Tata Anggaran, TPP ASN dan Kuota PPPK Tetap Dipertahankan

Pelaksanaan OSMB menjadi tahap awal bagi mahasiswa untuk mengenali mekanisme belajar jarak jauh berbasis digital. Dari proses itu, mereka diharapkan mampu membangun kemandirian akademik sekaligus mengembangkan kapasitas yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perubahan zaman. (ADV/ProkopimKutim/UB)