Sangattaqua, Air Minum Kemasan Lokal Kutim Siap Mengalir ke Seluruh Instansi Pemerintah

21 November 2025
368 dilihat
1 min read

SANGATTA — Kutai Timur bersiap memiliki ikon baru di sektor air minum dalam kemasan. Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Tuah Benua (TTB) resmi memperkenalkan produk air minum kemasan lokal bernama Sangattaqua, yang dijadwalkan diluncurkan secara resmi pada Juni ini. Informasi tersebut disampaikan Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, saat meresmikan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) berkapasitas 50 liter per detik di Desa Kabo Jaya, Kecamatan Sangatta Utara.

Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah menegaskan bahwa seluruh proses perizinan Sangattaqua telah tuntas. Produk ini sudah mengantongi label halal, izin Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), hingga sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) sebagai jaminan mutu dan keamanan bagi konsumen.

BACA JUGA  RSUD Kudungga Raih Bintang Tiga BPJS, Role Model Layanan Kesehatan di Kutim

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap produk daerah, Pemkab Kutim akan menjadikan Sangattaqua sebagai air minum resmi di seluruh instansi pemerintah. Langkah ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi penguatan pasar lokal dan memupuk rasa percaya diri terhadap produk yang dihasilkan daerah sendiri.

“Produk Sangattaqua ini tinggal menunggu peluncuran resmi. Semua perizinan sudah tuntas. Kami ingin menjadikannya sebagai produk kebanggaan masyarakat Kutai Timur yang dimulai dari penggunaan di kantor-kantor pemerintah,” ujar Ardiansyah.

Direktur Perumdam TTB Kutim, Suparjan, menjelaskan bahwa pada tahap awal, kapasitas produksi Sangattaqua ditargetkan sekitar 80 dus per hari. Meski jumlahnya belum besar, manajemen telah menyiapkan skema pengembangan untuk mengantisipasi peningkatan permintaan.

BACA JUGA  PIKP Kutim Genap Dua Dekade, Kiprah Perempuan Menguatkan Ekosistem Pertambangan

Saat ini Perumdam fokus pada pemasaran internal di lingkungan pemerintah daerah, sembari mematangkan rencana ekspansi produksi. Sangattaqua diharapkan tak sekadar menjadi produk konsumsi, melainkan simbol kemandirian ekonomi berbasis sumber daya lokal.

Dengan potensi sumber air melimpah dan pengelolaan yang makin profesional, Sangattaqua digadang-gadang menjadi salah satu ikon Kutai Timur yang mampu bersaing di tingkat regional bahkan nasional, sekaligus menggerakkan peluang usaha baru bagi masyarakat sekitar.(ADV/ProkopimKutim/UB)