Dua Desa di Sandaran Resmi Menikmati Listrik 24 Jam

18 November 2025
335 dilihat
1 min read

SANDARAN – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) meresmikan layanan listrik 24 jam di Desa Manubar dan Manubar Dalam, Kecamatan Sandaran. Peresmian dilakukan oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman dalam kunjungan kerjanya bersama Ketua TP PKK Kutim Siti Robiah. Agenda ini juga dirangkai dengan kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan Gerakan Masyarakat Minum Susu (Gerimis).

Rombongan pemerintah harus menempuh perjalanan darat selama empat jam dan dilanjutkan dua jam perjalanan air untuk mencapai lokasi peresmian. PLTD Desa Manubar Dalam menjadi titik utama simbolis penyalaan listrik penuh waktu yang sebelumnya hanya menyala dari pukul 18.00 hingga 06.00 WITA.

Acara peresmian ditandai pemotongan pita dan penandatanganan prasasti oleh Bupati. Kegiatan dihadiri perwakilan Dinas Kesehatan Kutim, PLN UP3 Bontang, unsur Forkopimcam, serta masyarakat dari dua desa yang antusias menyambut layanan listrik non-stop pertama mereka.

BACA JUGA  RIP KEHATI Kutim Dimatangkan, FGD Tahap II Tegaskan Arah Konservasi Berkelanjutan

Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam penyediaan listrik 24 jam.

“Setelah Desa Manubar dan Manubar Dalam, kita harapkan ada enam desa lagi yang segera menyusul menikmati listrik 24 jam. Pelan tapi pasti, penerangan akan menjangkau seluruh masyarakat Kutim,” ujarnya.

Ia mengingatkan warga untuk menjaga jaringan listrik dan memanfaatkannya bagi kegiatan produktif. Selain itu, Ardiansyah menekankan pentingnya perilaku hidup bersih sebagai bagian dari program prioritas pemerintah daerah.

“Kesehatan sangat penting, terutama bagi anak-anak agar bisa belajar dengan prima, dan bagi ibu hamil agar dapat melahirkan anak yang sehat,” pesannya.

Kegiatan dilanjutkan dengan aktivitas Germas-Gerimis seperti minum susu dan makan buah bersama. Pemerintah juga menyerahkan motor dinas untuk Ketua RT Desa Manubar Dalam, bantuan nutrisi tinggi kalori, serta kelambu anti malaria.

BACA JUGA  Kunjungan Bupati dan Wabup Kutim ke Miau Baru Hadirkan Momen Hangat Bersama Warga

Menutup kunjungan, Bupati menegaskan komitmen pemerintah dalam pemerataan pembangunan.

“Kami ingin memastikan seluruh masyarakat Kutim merasakan manfaat pembangunan. Tidak ada desa yang tertinggal dari cahaya listrik maupun dari akses kesehatan,” tegasnya. (ADV/ProkopimKutim/UB)

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published.