Menuju Birokrasi Unggul, Pemkab Kutim Konsisten Lakukan Pemetaan Talenta PNS sebagai Langkah Strategis Reformasi

10 November 2025
364 dilihat
1 min read

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) terus memperkuat langkah menuju birokrasi modern yang berbasis kinerja dan kompetensi. Sebanyak 500 Pegawai Negeri Sipil (PNS) mengikuti Computer Assisted Competency Test (CACT) yang digelar di Gedung Belajar BKPSDM Kutim selama tiga hari. Kegiatan ini menjadi bagian dari Tes Penilaian Kompetensi dan Potensi ASN yang dilaksanakan dalam lima sesi.

Kepala BKPSDM Kutim, Misliansyah atau yang akrab disapa Ancah, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari implementasi sistem manajemen talenta ASN yang telah dijalankan sejak 2023. Program pemetaan kompetensi ini telah dilakukan selama tiga tahun berturut-turut. Tahun pertama, sebanyak 1.000 ASN mengikuti tes, tahun 2024 disesuaikan menjadi 500 peserta, dan jumlah yang sama dipertahankan pada 2025. Dalam jangka menengah, Pemkab Kutim menargetkan 3.000 ASN terpetakan kompetensinya dalam tiga tahun.

BACA JUGA  DPPPKB Kutim Masifkan Edukasi Program KBKR demi Layanan yang Lebih Efektif

Setiap peserta menjalani ujian selama 4,5 jam dengan total lebih dari 400 soal yang mencakup 22 aspek penilaian, mulai dari integritas, komunikasi, hingga kepemimpinan. Kegiatan ini didukung oleh Pusat Penilaian Kompetensi ASN BKN dan Tim Penilai BKN Regional VIII Banjarmasin. Misliansyah menegaskan bahwa hasil tes ini akan menjadi basis data kompetensi ASN yang komprehensif, sehingga proses rotasi, mutasi, promosi jabatan, hingga pelatihan dapat dilakukan secara lebih objektif dan terukur.

CACT menjadi fondasi bagi transformasi manajemen ASN Kutim. Dengan pendekatan berbasis data, Pemkab ingin memastikan penempatan jabatan tidak lagi bertumpu pada senioritas atau kedekatan personal, melainkan pada kompetensi dan integritas.

Sebagai salah satu daerah penyangga utama pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kutai Timur membutuhkan aparatur yang tangguh dan profesional. Melalui tes kompetensi ini, Pemkab Kutim menegaskan komitmennya membangun birokrasi yang adaptif, produktif, dan berbasis meritokrasi. Dengan langkah ini, Pemkab Kutim tengah menyiapkan fondasi birokrasi modern yang transparan, kompetitif, dan berorientasi pada pelayanan publik unggul. (ADV/ProkopimKutim/UB)

BACA JUGA  Kutim Matangkan Renstra DPPPA Lima Tahun ke Depan, Prioritaskan Kelompok Rentan