SANGKULIRANG – Pesona Pulau Miang di Kecamatan Sangkulirang semakin menunjukkan dirinya sebagai salah satu destinasi ekowisata terbaik di Kutai Timur (Kutim). Keindahan bawah laut yang masih terjaga serta aktivitas wisata berbasis alam menjadikan pulau ini tujuan favorit wisatawan, termasuk bagi Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman yang baru-baru ini berkesempatan menikmati langsung kekayaan baharinya.
Pulau Miang tidak hanya memanjakan para penyelam dengan terumbu karang yang berwarna-warni, tetapi juga menawarkan ketenangan melalui Gusung Sappalele, hamparan pasir putih di tengah laut yang menjadi spot eksotis. Di lokasi ini, pengunjung dapat menikmati air laut yang jernih sambil mencoba berbagai aktivitas seperti mendayung kano dan bersantai menikmati hembusan angin pesisir.
Saat menjelajahi kawasan tersebut, Bupati Ardiansyah mengungkapkan kekagumannya terhadap ekosistem bawah laut Pulau Miang yang masih sangat terjaga. Ia menegaskan bahwa potensi wisata bahari seperti ini merupakan aset berharga yang harus dikelola dengan penuh tanggung jawab.
Bupati juga menyampaikan kekagumannya ketika mengunjungi Gusung Sappalele. Ketenteraman suasana, jernihnya air, dan keindahan panorama laut membuat kawasan ini sangat layak menjadi tujuan wisata keluarga maupun petualang.
Pulau Miang menawarkan pengalaman wisata yang beragam, mulai dari petualangan bawah laut untuk para penyelam, hingga bersantai di gusung pasir putih bagi pencari ketenangan. Interaksi hangat dengan warga setempat pun ikut menjadikan pengalaman berwisata semakin lengkap dan bernilai.
Pemerintah Kabupaten Kutim menegaskan komitmennya untuk mengembangkan Pulau Miang sebagai destinasi ekowisata yang berkelanjutan. Upaya ini tidak hanya berfokus pada meningkatkan promosi wisata, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan serta mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir.
Dengan potensinya, Pulau Miang digadang-gadang akan menjadi salah satu ikon wisata andalan Kutim di level regional hingga nasional. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku wisata diharapkan mampu menjaga keasrian alam Pulau Miang sekaligus mendorong infrastruktur dan layanan wisata yang lebih baik. (ADV/ProkopimKutim/UB)
