Persikutim United Matangkan Persiapan, Sepak Bola Kutim Siap Masuk Panggung Nasional

8 November 2025
519 dilihat
1 min read

SANGATTA – Gelombang antusiasme sepak bola kembali bergema di Kutai Timur (Kutim) seiring dimulainya persiapan Persikutim United menghadapi kompetisi resmi PSSI musim 2025/2026. Setelah diperkenalkan ke publik pada pertengahan tahun lalu, klub baru kebanggaan daerah ini bergerak cepat menyusun tim yang diharapkan mampu tampil kompetitif dan merepresentasikan Kutim di level nasional.

Manajer Persikutim United, Pandi Widiarto, menyampaikan bahwa tahapan awal yang kini tengah berjalan mencakup pembentukan staf kepelatihan serta jadwal seleksi pemain. Ia memastikan adanya kuota khusus bagi talenta lokal Kutim agar mereka dapat bersaing langsung memperebutkan posisi inti. Pemain lokal juga nantinya akan dipadukan dengan pemain berpengalaman agar kekuatan tim tetap terjaga.

BACA JUGA  HKN 2025 Kaliorang Menjadi Gerakan Bersama Mewujudkan Lingkungan Sehat dan Bebas TBC

Setelah proses akuisisi NZR Sumbersari FC rampung, fokus klub kini diarahkan pada pembangunan karakter tim. Persikutim United menargetkan lahirnya tim yang solid, profesional, dan mampu menjadi kebanggaan masyarakat.

Dukungan penuh datang dari Pemerintah Kabupaten Kutim. Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, menekankan bahwa hadirnya klub ini adalah bagian dari penguatan sumber daya manusia, khususnya generasi muda yang memiliki minat di bidang olahraga.

“Kami ingin sepak bola menjadi kebanggaan Kutai Timur. Infrastruktur akan terus disiapkan, tetapi yang lebih penting adalah memberikan ruang bagi anak-anak kita untuk bermimpi dan berprestasi,” kata Ardiansyah.

Saat ini, tim tengah mempersiapkan agenda uji coba serta kemungkinan mengikuti turnamen pra-musim sebagai pemanasan sebelum kompetisi dimulai. Komunitas suporter mulai terbentuk di beberapa kecamatan, menandai tumbuhnya harapan baru bagi sepak bola Kutim.

BACA JUGA  Pemkab Kutim dan Baznas Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran Wanasari

Lebih dari itu,  Persikutim United menjadi simbol kebangkitan olahraga daerah dan jembatan bagi talenta lokal yang ingin menapaki karier profesional. Oktober ini menjadi titik awal perjalanan itu, dengan membangun formasi tim, menyeleksi bakat, dan menyalakan kembali semangat sepak bola di tanah Tuah Bumi Untung Benua. (ADV/ProkopimKutim/UB)