SANGATTA — Di sebuah gang sempit bernama Gang Masjid di RT 15, Kelurahan Sangatta Utara, kini berdiri sebuah bangunan mungil 22,5 meter persegi yang pelan-pelan mengubah wajah layanan dasar masyarakat. Bangunan permanen ini bukan hanya pos pelayanan terpadu (Posyandu), tetapi juga Taman Baca Posyandu Nusa Indah yang menyediakan rak buku, sudut baca, dan ruang literasi bagi anak usia dini di lingkungan padat penduduk tersebut.
Fasilitas literasi ini terwujud melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Kaltim Prima Coal (KPC) di bidang infrastruktur kesehatan. Konsepnya, satu ruang multifungsi: di satu sisi menjadi tempat penimbangan balita dan konsultasi kesehatan ibu dan anak, di sisi lain menjadi area anak-anak berkenalan dengan huruf, angka, dan cerita melalui buku-buku bacaan yang tertata di rak-rak sederhana.
Peresmian taman baca yang melekat di Posyandu Nusa Indah ini merupakan hasil kerja sama KPC dengan Pemerintah Desa Sangatta Utara, dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kecamatan Sangatta Utara. Acara peresmian berlangsung hangat, ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan berita acara serah terima.
Sejumlah pemangku kepentingan hadir menyaksikan momen tersebut. Hadir Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kelurahan Kecamatan Sangatta Utara, Elysabeth Artikawati, mewakili Camat Hj Hasdiah. Turut hadir Sekretaris Desa Sangatta Utara Osler Manalu, Ketua RT 15 Ismail, Ketua Posyandu Nusa Indah Rasmi Nur, serta jajaran Community Empowerment (CE) KPC, termasuk Manager CE Nanang Supriyadi dan Supt CHE Febriana Kurniasari.
Dalam sambutannya, Elysabeth menegaskan bahwa taman baca di jantung posyandu ini menjadi contoh nyata pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam mendorong gerakan literasi sejak usia dini. Menurutnya, keberadaan ruang baca di tengah layanan kesehatan menunjukkan bahwa pemenuhan hak anak bukan hanya soal gizi dan imunisasi, tetapi juga stimulasi kecerdasan dan minat baca.(ADV/ProkopimKutim/UB)
