Pemerintah Kutim Pandang Industri Kimia dan PSN sebagai Fondasi Ekonomi Masa Depan

18 November 2025
412 dilihat
1 min read

SANGATTA – Optimisme mengenai arah pembangunan Kutai Timur kembali disampaikan Bupati Ardiansyah Sulaiman. Ia menilai daerahnya memiliki peluang besar menjadi pusat industri apabila akses dan dukungan infrastruktur terus diperbaiki. Salah satu langkah yang sedang diupayakan Pemkab adalah penambahan rute penerbangan agar perjalanan dari dan menuju Kutim lebih cepat. Menurutnya, hal ini penting karena beberapa calon investor mengeluhkan jauhnya jarak tempuh lewat jalur darat.

Ardiansyah berharap penambahan penerbangan yang sedang dibahas dengan perusahaan KPC nantinya dapat digunakan masyarakat, bukan hanya perusahaan, sehingga mobilitas bisnis maupun perjalanan umum bisa lebih efisien.

Selain persoalan akses, Bupati menilai bahwa masa depan ekonomi Kutim sangat bergantung pada dua investasi besar yang saat ini difasilitasi pemerintah daerah. Salah satu yang paling menonjol adalah Batuta Chemical Industrial Park atau BCIP di Bengalon. Kawasan ini diproyeksikan menjadi pusat industri kimia terpadu yang berfokus pada hilirisasi batubara, dan masuk dalam Proyek Strategis Nasional.

BACA JUGA  Festival Pemuda Kreatif 2025 Jadi Ruang Baru Ekspresi Anak Muda Kutim

BCIP mencakup pembangunan pabrik gasifikasi batubara menjadi metanol serta pabrik amonium nitrat. Nilai investasinya diperkirakan berada di kisaran Rp 30 sampai Rp 40 triliun. Ardiansyah mengatakan pihaknya tinggal menunggu waktu operasional karena proses persiapannya sudah berjalan cukup jauh.

Sementara itu, kawasan Maloy juga menunjukkan perkembangan positif. Ada satu perusahaan besar yang sudah menyewa lahan selama dua tahun dan membawa rencana investasi sekitar Rp 6 triliun. Saat ini proposal investasinya sedang dikaji lebih lanjut.

Dengan mulai bergeraknya dua kawasan industri tersebut serta langkah Pemkab memperbaiki aksesibilitas, Bupati Ardiansyah yakin Kutai Timur berada di jalur yang tepat untuk menjadi daerah yang kuat secara ekonomi dan mampu bersaing dengan wilayah lain. Wakil Bupati Mahyunadi yang mendampingi dalam berbagai agenda serupa menyampaikan dukungan penuh terhadap arah kebijakan tersebut.(ADV/ProkopimKutim/UB)

BACA JUGA  Ribuan Warga Meriahkan Laung Kuning Kaubun, Simbol Kokohnya Adat Banjar