SANGATTA – Arsyil Dyago Tandi Tasik secara resmi ditetapkan sebagai Ketua Karang Taruna Kabupaten Kutai Timur (Kutim) periode 2025–2030. Pria yang akrab disapa Bang Ego itu memperoleh dukungan penuh dari 18 kecamatan se-Kutim dan satu suara dari Karang Taruna Provinsi.
Dalam pidato perdananya, Bang Ego menegaskan tekadnya menjadikan Karang Taruna sebagai mitra strategis pemerintah. “Karang Taruna adalah perpanjangan tangan pemerintah untuk menjangkau masyarakat dan menggerakkan perubahan sosial,” singkatnya penuh semangat.
Ketetapan ini diambil dalam Rapat Pleno I, yang dilangsungkan seusai pembukaan Temu Karya Karang Taruna Kutim 2025, di Ruang Tempudau, Kantor Bupati Kutim. Bang Ego terpilih menggantikan peran Agus Pranoto, yang selama ini bertindak sebagai pelaksana tugas.
Sebelumnya, Agus Pranoto menjelaskan dalam sambutannya, bahwa Karang Taruna Kutim sempat tidak aktif hampir satu dekade. Melalui gelaran ini, Karang Taruna Kutim diharapkan dapat mengakhiri kevakuman dan kembali menunjukkan eksistensinya.
“Temu Karya ini bukan hanya acara seremonial, tapi momentum penting untuk mengaktifkan kembali Karang Taruna agar bisa berperan strategis di tengah masyarakat,” ungkap Agus, yang juga menambahkan bahwa Karang Taruna adalah organisasi terbuka bagi warga berusia 13 hingga 45 tahun dari berbagai latar belakang.
Ketua DPRD Kutim Jimmi menyampaikan dukungannya terhadap kebangkitan organisasi ini. Ia berharap Karang Taruna dapat menjadi mitra aktif pemerintah dalam mengakselerasi pembangunan daerah. “Karang Taruna harus hadir memberikan manfaat nyata dan menjadi kekuatan sosial yang bergerak bersama visi pemerintah daerah,” ujarnya.(ADV/ProkopimKutim/UB)
