Bupati Kutim Ingatkan Pemerataan di Tengah Laju Pembangunan 

11 November 2025
390 dilihat
1 min read

Kutai Timur — Dalam pidatonya pada peringatan HUT ke-26 Kabupaten Kutai Timur, Bupati H. Ardiansyah Sulaiman menyampaikan dua sisi perkembangan daerah, yaitu capaian ekonomi yang membanggakan dan tantangan pembangunan yang belum tuntas.

Ardiansyah mengapresiasi pemerintahan periode sebelumnya yang dinilai berhasil menjaga stabilitas ekonomi daerah. “Kita patut memberikan apresiasi kepada periode pemerintahan sebelumnya yang mampu mencetak pertumbuhan ekonomi tahun 2024 sebesar 9,82 persen. Angka ini lebih tinggi dibandingkan ekonomi nasional sebesar 5,03 persen dan Kalimantan Timur sebesar 6,17 persen,” ujar Ardiansyah.

Ia juga menyebut peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kutai Timur yang naik menjadi 75,90, disertai penurunan angka kemiskinan dari 9,06 persen pada 2023 menjadi 8,81 persen pada 2024 adalah hasil kerja keras bersama.

BACA JUGA  Kutim Dorong IKM Tumbuh, Pendampingan Jadi Strategi Pembangunan Ekonomi Lokal

Namun, Ardiansyah menegaskan bahwa daerah masih menghadapi sejumlah persoalan mendasar, terutama terkait pemenuhaan infrastruktur dasar dan konektivitas antarwilayah. 

“Masih ada jaringan jalan dalam kondisi rusak dan komunikasi yang belum mencapai pedalaman . Selain itu, penataan permukiman belum optimal, terutama jalan lingkungan dan sistem drainase di kawasan perkotaan,” jelasnya.

Ia menekankan perlunya kolaborasi antara pemerintah, DPRD, dan stake holder untuk mempercepat pemerataan pembangunan. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang kuat harus dibarengi perbaikan layanan dasar agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat di seluruh wilayah.

Dengan kerja bersama dan perencanaan yang terarah, Ardiansyah optimistis Kutai Timur dapat melangkah menuju pembangunan yang lebih inklusif, tangguh, dan berkelanjutan, serta meneguhkan Kutim Hebat di masa mendatang.  (ADV)

BACA JUGA  Keterbatasan Anggaran, Disdikbud Kutim Siapkan Strategi Alternatif Pembiayaan Museum