Petakan Potensi Investasi, Pemkab Kutim Perkuat Kepatuhan LKPM Pelaku Usaha

22 Juli 2026
3 dilihat
1 min read

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menaruh perhatian besar terhadap kualitas data investasi dengan mendorong kepatuhan pelaku usaha dalam menyampaikan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM). Upaya tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi LKPM bagi pelaku usaha UMK dan Non-UMK yang digelar Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kutim di Hotel Royal Victoria.

Kegiatan selama dua hari itu dibuka Bupati Ardiansyah Sulaiman dan diikuti 80 pelaku usaha dalam dua gelombang. Hadir pula Kepala DPMPTSP Kutim Novian Prananta, narasumber dari DPMPTSP Kalimantan Timur, pimpinan perusahaan, serta sejumlah kepala perangkat daerah.

Dalam laporannya, Novian menjelaskan sosialisasi mengacu pada PP Nomor 28 Tahun 2025 dan Peraturan Menteri Investasi/Kepala BKPM Nomor 5 Tahun 2025. Melalui kegiatan tersebut, pelaku usaha dibekali pemahaman teknis agar mampu menyampaikan LKPM secara benar, akurat, dan tepat waktu melalui sistem Online Single Submission (OSS).

BACA JUGA  Di Tengah Tekanan Ekonomi, Pedagang Pasar Sangatta Perkuat Barisan

Menurut Novian, kepatuhan pelaporan menjadi faktor penting untuk menjaga kualitas data investasi. DPMPTSP juga berkomitmen memberikan pendampingan kepada pelaku usaha agar terhindar dari sanksi administratif sekaligus memperoleh kemudahan dalam berusaha.

Ia mengungkapkan, target investasi Kutim tahun 2025 sebesar Rp12,5 triliun telah terlampaui dengan realisasi Rp20,07 triliun atau 160,06 persen. Capaian itu menempatkan Kutim sebagai daerah dengan realisasi investasi tertinggi kedua di Kalimantan Timur.

Bupati Ardiansyah menegaskan LKPM bukan sekadar kewajiban administratif. Menurutnya, laporan tersebut menjadi dasar pemerintah memetakan potensi investasi, menyusun kebijakan pembangunan, hingga mencegah tumpang tindih pemanfaatan lahan. Ia berharap kolaborasi pemerintah dan dunia usaha terus diperkuat agar investasi berkualitas mampu mendorong kesejahteraan masyarakat. (ADV/ProkopimKutim/UB)

BACA JUGA  Bimtek Portal Satu Data Jadi Langkah Kutim Tingkatkan Kualitas Tata Kelola Informasi