Pemkab Kutim Berikan Beasiswa ke Sampoerna University

19 Juli 2026
343 dilihat
1 min read

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kembali memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program beasiswa pendidikan tinggi. Tahun ini, sebanyak 10 mahasiswa terbaik hasil seleksi akan diberangkatkan untuk menempuh pendidikan di Sampoerna University melalui skema pembiayaan bersama antara pemerintah daerah dan pihak kampus.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim, Mulyono, mengatakan program tersebut merupakan tindak lanjut kerja sama yang telah dibangun Pemkab Kutim dengan Sampoerna University sejak 2025. Kerja sama itu diawali kunjungan Wakil Bupati Kutim Mahyunadi ke kampus di Jakarta untuk meninjau kualitas akademik dan fasilitas pendidikan.

“Hasil peninjauan menunjukkan kualitas kampus sangat baik sehingga kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Bupati Kutai Timur dan Sampoerna University,” ujar Mulyono.

BACA JUGA  USB KPC Dorong Pertumbuhan UMKM Kutai Sangatta Lewat Modal Usaha

Setelah MoU ditandatangani, kedua belah pihak menyusun perjanjian kerja sama yang menjadi dasar pelaksanaan program beasiswa. Skema pendanaan dilakukan secara kolaboratif, dengan sebagian biaya ditanggung Pemkab Kutim dan sisanya menjadi kontribusi Sampoerna University.

Menurut Mulyono, penerima program akan memperoleh beasiswa penuh yang mencakup biaya kuliah sekaligus biaya hidup selama masa studi. Mahasiswa juga akan mengikuti perkuliahan menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar.

Selain itu, lulusan program berhak memperoleh dua ijazah, yakni dari Sampoerna University dan University of Arizona, Amerika Serikat. Mahasiswa berprestasi juga berpeluang mengikuti program belajar selama tiga bulan di Amerika Serikat.

Seleksi dilakukan langsung oleh tim Sampoerna University di Sangatta sebanyak dua tahap dengan memanfaatkan fasilitas SD Negeri 006 Sangatta. Mulyono berharap program tersebut melahirkan generasi Kutim yang mampu bersaing di tingkat global dan kembali membangun daerah dengan ilmu yang diperoleh. (ADV/ProkopimKutim/UB)

BACA JUGA  Kejar Jadwal NPHD Hibah Lahan Bulog Kutim, Proses Administrasi Dikebut