SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) meresmikan layanan listrik 24 jam di Desa Manubar dan Manubar Dalam, Kecamatan Sandaran. Dua desa yang sebelumnya hanya menikmati listrik terbatas 12 jam sehari ini kini telah mendapatkan pasokan penuh setelah Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Desa Manubar Dalam dioperasikan maksimal.
Peresmian berlangsung di halaman Kantor Camat Sandaran dan dihadiri Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, Ketua TP PKK Kutim Siti Robiah, Plt Camat Sandaran Mulyadi, serta Manager PLN UP3 Bontang Sri Wahyuningsih. Acara ditandai dengan pemotongan pita, penandatanganan prasasti, dan aktivasi sirine peresmian.
“Alhamdulillah, akhirnya warga Manubar dan Manubar Dalam kini dapat menikmati listrik selama 24 jam. Ini adalah hasil kerja sama dan sinergi antara pemerintah daerah, PLN, dan dukungan masyarakat. Setelah dua desa ini, akan ada enam desa lagi yang segera menyusul,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kehadiran listrik penuh waktu diharapkan tidak hanya memudahkan aktivitas warga, tetapi juga mendorong kegiatan produktif di tingkat desa. Pemerintah daerah akan terus berkomitmen untuk memperluas pemerataan infrastruktur dasar di seluruh wilayah Kutim.
Plt Camat Sandaran, Mulyadi, menambahkan bahwa layanan listrik di dua desa tersebut sebelumnya hanya beroperasi mulai pukul 18.00 hingga 06.00 WITA. “Dulu PLTD hanya beroperasi dari jam 6 sore sampai jam 12 malam, lalu meningkat hingga jam 6 pagi. Dan kini, alhamdulillah sudah 24 jam penuh,” jelasnya.
Sementara itu, Manager PLN UP3 Bontang Sri Wahyuningsih menyebut terdapat 482 pelanggan aktif di wilayah tersebut, sebanyak 190 pelanggan di Desa Manubar dan 292 pelanggan di Manubar Dalam.
“Dengan layanan 24 jam, kami berharap kualitas hidup masyarakat semakin baik, kegiatan ekonomi berkembang, dan produktivitas meningkat,” katanya.
Pengoperasian listrik 24 jam ini menjadi salah satu capaian penting bagi Sandaran, sekaligus mempertegas pemerataan layanan dasar hingga ke wilayah pesisir dan pedalaman Kutim.(ADV/ProkopimKutim/UB)
