Festival Pemuda Kreatif 2025 Jadi Ruang Baru Ekspresi Anak Muda Kutim

15 November 2025
335 dilihat
1 min read

SANGATTA — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur kembali menunjukkan keberpihakannya pada tumbuhnya industri kreatif lokal melalui penyelenggaraan Festival Pemuda Kreatif 2025 yang digelar di Lapangan Alun-alun Bukit Pelangi. Acara yang diprakarsai Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) ini resmi dibuka oleh Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi, sebagai bentuk apresiasi terhadap potensi generasi muda yang dinilai semakin beragam dan inovatif.

Dalam sambutannya, Mahyunadi menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar agenda seremoni, melainkan bukti nyata bahwa pemerintah percaya pada kemampuan anak muda Kutim dalam menciptakan karya. Ia menekankan bahwa ruang seperti ini perlu terus dihadirkan agar keresahan dan kegelisahan generasi muda terhadap masa depan dapat terjawab melalui kreativitas dan inovasi.

BACA JUGA  Pemkab Kutim Apresiasi Inovasi Pemuda dalam Pengembangan Kolam Ikan Air Tawar sebagai Motor Ekonomi Baru di Sangatta Selatan

“Kami hadir di sini bukan sekadar seremonial, tetapi sebagai bentuk dukungan mutlak bahwa Pemkab melihat potensi besar dari ide-ide segar anak muda Kutim,” ujarnya belum lama ini.

Senada dengan itu, Kepala Dispora Kutim, Basuki Isnawan, menyampaikan bahwa keberhasilan festival ini merupakan hasil kolaborasi yang sehat antara pemerintah, komunitas, dan pihak penyelenggara. Ia memberikan apresiasi khusus kepada Sans Organizer (event organizer lokal) yang dinilai mampu mengeksekusi acara berskala besar dengan profesional. Menurutnya, hal ini menjadi bukti bahwa pemberdayaan talenta lokal oleh pemerintah telah memberikan dampak yang signifikan.

Festival ini juga menjadi ajang berkumpulnya komunitas kreatif dan pelaku UMKM. Sebanyak 58 tenant ikut berpartisipasi, menampilkan ragam produk dan karya khas daerah. Hari pertama menghadirkan pertunjukan yang memadukan unsur tradisional dan budaya populer, mulai dari Tari Tradisional oleh FDT, parade cosplay, hingga penampilan cover K-Pop oleh Mr. Dance dan Black Spider Band.

BACA JUGA  Sertifikat Tanah Dibagikan di Desa Martadinata untuk Warga Perbatasan Kutim

Rangkaian acara masih akan berlanjut di hari kedua dengan berbagai aktivitas komunitas seperti sesi berbagi dan gowes bersama, sebelum ditutup dengan penampilan artis nasional dari Jakarta. Melalui festival ini, Pemkab Kutim berharap dapat memperkuat identitas lokal serta membangkitkan semangat kewirausahaan di kalangan pemuda (ADV/ProkopimKutim/UB)