Panen Raya dan Pembangunan RTH, Mandu Dalam Mantapkan Diri sebagai Desa Lestari

12 November 2025
536 dilihat
1 min read

SANGKULIRANG – Sebagai desa yang tengah bergerak menuju pembangunan berkelanjutan, Mandu Dalam di Kecamatan Sangkulirang, Kutai Timur, menunjukkan kemajuan signifikan melalui dua agenda penting, yaitu panen raya dan peletakan batu pertama di Ruang Terbuka Hijau (RTH). Kedua kegiatan ini menjadi penanda bahwa desa tidak hanya berfokus pada produksi pangan, tetapi juga menguatkan ruang sosial dan lingkungan.

Acara yang digelar belum lama ini turut dihadiri Asisten Pemerintahan Umum dan Kesejahteraan Rakyat Seskab Kutim, Poniso Suryo Renggono, mewakili Bupati Kutim. Di hadapan warga, ia menyampaikan apresiasi atas solidaritas masyarakat dalam membangun desa yang produktif tanpa meninggalkan prinsip kelestarian.

Menurut Poniso, RTH yang dibangun mencerminkan pergeseran minat masyarakat yang kini menyukai konsep back to nature (kembali ke alam). Sementara itu, panen raya menjadi sebuah simbol kerja keras dan kebersamaan masyarakat. Desa, dengan kekayaan budaya dan keasrian lingkungan, kini menjadi magnet wisata baru yang menawarkan pengalaman otentik yang sulit ditemukan di wilayah perkotaan.

BACA JUGA  Disdukcapil Kutim Perkuat Layanan Digital untuk Hentikan Praktik Percaloan

Tidak hanya itu, pengembangan wisata alam juga dapat membuka peluang pemberdayaan melalui UMKM, pelestarian budaya, serta pembangunan infrastruktur yang ramah lingkungan. Poniso berharap Mandu Dalam konsisten menjaga keseimbangan antara konservasi dan komersialisasi agar tetap menjadi model desa berkelanjutan.

Sementara itu, Plt Camat Sangkulirang, Cipto Buntoro, menilai pembangunan RTH selaras dengan target Pemkab Kutim yang mendorong setiap desa memiliki ruang hijau publik. Menurutnya, keberadaan RTH bukan sekadar memperindah desa, tetapi menyediakan ruang hidup yang sehat dan inklusif bagi masyarakat.

Kepala Desa Mandu Dalam, Rahmat, menjelaskan bahwa panen raya dan pembangunan RTH merupakan hasil kesepakatan warga sejak awal tahun dengan memprioritaskan tenaga lokal dan gotong royong. Ia juga menyampaikan aspirasi terkait peningkatan akses jalan yang menjadi penghubung utama wilayah utara menuju Sangatta.

BACA JUGA  Pemkab Kutim Kucurkan Dana Rp 1 Miliar untuk Setiap Desa di Kecamatan Teluk Pandan

Rahmat menegaskan bahwa dengan dukungan infrastruktur yang lebih baik, potensi desa akan semakin maksimal dan kesejahteraan warga ikut meningkat.(ADV/ProkopimKutim/UB)