Pemkab Kutim Prioritaskan Peningkatan Infrastruktur Akses Jalan di Muara Ancalong

9 November 2025
299 dilihat
1 min read

MUARA ANCALONG – Kegiatan peresmian Balai Desa Kelinjau Ilir oleh Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman kembali mengingatkan Kutim akan pentingnya pembangunan infrastruktur pedesaan sebagai upaya pemerataan pembangunan. Momen tersebut menjadi wadah pembuktian komitmen pemerintah daerah dalam memperbaiki aksesibilitas antar wilayah, khususnya di Kecamatan Muara Ancalong.

Dalam kesempatan itu, Bupati Ardiansyah menyoroti kebutuhan mendesak akan peningkatan jalur penghubung dari Kelinjau Hulu hingga Senyiur. Ia menyampaikan bahwa pembangunan jalan bukan sekadar proyek fisik, melainkan kunci kelancaran aktivitas sosial dan ekonomi warga.  “Untuk Muara Ancalong, jalur Kelinjau Hulu menuju Senyiur tetap kami prioritaskan. Insya Allah akan tersambung dalam waktu dekat,” ungkapnya.

Ardiansyah juga menjelaskan bahwa beberapa bulan sebelumnya ia telah menginstruksikan camat beserta perusahaan yang beroperasi di sekitar wilayah tersebut untuk membantu penanganan titik-titik banjir yang kerap menghambat mobilitas. “Daerah rawan banjir sudah saya minta segera diuruk. Mudah-mudahan tahun depan Pemkab Kutim bisa meningkatkan jalan itu menjadi lebih representatif,” tambahnya.

BACA JUGA  Persikutim United Matangkan Persiapan, Sepak Bola Kutim Siap Masuk Panggung Nasional

Camat Muara Ancalong, Muhammad Harun Al Rasyid, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah. Ia meyakini bahwa peningkatan akses jalan akan membawa dampak besar bagi aktivitas ekonomi dan kemudahan mobilitas warga. “Jika jalur ini selesai terhubung dengan baik, perjalanan ke Senyiur pasti lebih cepat. Manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Peresmian Balai Desa Kelinjau Ilir pun menjadi simbol konsistensi Pemkab Kutim dalam membangun desa. Pembangunan jalan, sarana umum, dan fasilitas pelayanan masyarakat menjadi bagian dari visi besar mewujudkan Kutim yang Tangguh, Mandiri, dan Berdaya Saing. Visi ini dimulai dari akses yang layak bagi seluruh warga di pelosok. (ADV/ProkopimKutim/UB)