Menumbuhkan PAD, Menegakkan Kemandirian: Seruan Mahyunadi untuk Kutim

14 November 2025
303 dilihat
1 min read

Kutai Timur — Wakil Bupati Kutai Timur, H. Mahyunadi, S.E., M.Si., menegaskan bahwa arah pembangunan daerah ke depan harus berpijak pada upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia menilai kondisi PAD Kutai Timur saat ini masih tergolong rendah sehingga rentan terhadap perubahan kebijakan fiskal nasional.

“Kita ingin maksimalkan pembangunan yang dapat berpotensi menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kutai Timur, karena PAD kita saat ini masih kecil sekali, hanya 400 miliar,” ujarnya.

Mahyunadi menekankan pentingnya kemandirian fiskal agar pembangunan di Kutim tidak sepenuhnya bergantung pada dana transfer pusat. Ia mengingatkan jika efisiensi anggaran dari pusat terus diberlakukan, Kutai Timur dapat menghadapi risiko serius dalam menjalankan program prioritas.

BACA JUGA  Kutim Perkuat Industri Kecil-Menengah Lewat Program Pendampingan Komprehensif

“Bayangkan jika ke depan efisiensi anggaran dari pusat terus berlanjut, wah bisa bahaya. Maka dari itu pembangunan yang kita lakukan ini harus berorientasi untuk meningkatkan PAD kita,” tegasnya.

Menurut mantan Ketua DPRD Kutim periode 2014–2019 itu, pemerintah daerah telah menyiapkan formulasi untuk memperkuat basis pendapatan lokal. Namun, ia belum dapat memaparkan secara detail lantaran masih dalam proses penyempurnaan.

“Formulasinya sudah kami siapkan, hanya saja belum bisa saya terangkan lebih lanjut di sini,” katanya.

Mahyunadi juga menyoroti adanya sejumlah regulasi yang masih perlu dibenahi agar potensi PAD yang ada dapat dimaksimalkan. “Banyak potensi PAD yang bisa kita kembangkan, hanya saja memang kendalanya ada di regulasi yang belum kita sempurnakan. Namun beberapa sudah ada yang kita selesaikan dan sudah berjalan juga, hanya penyerapannya di lapangan masih kurang optimal,” jelasnya.

BACA JUGA  Dari Genting ke Tamasya: Jalan Baru Kutim Hadapi Stunting

Ia berharap seluruh perangkat daerah dapat mendukung langkah strategis ini demi percepatan kemandirian fiskal Kutai Timur. (ADV)