15 Hektare Lahan Gambut di Sangatta Utara Terbakar, Pemadaman Berlangsung 13 Jam

13 Oktober 2026
5 dilihat
1 min read

SANGATTA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Jalan Guru Besar, Desa Sangatta Utara, Kecamatan Sangatta Utara, Kutai Timur (Kutim), Selasa (13/10/2026). Sekitar 15 hektare lahan semak belukar dan ilalang kering terbakar. Petugas gabungan membutuhkan waktu hampir 13 jam untuk menjinakkan api.

Kobaran api mulai ditangani sejak pukul 11.10 Wita hingga menjelang tengah malam. Kondisi angin yang cukup kencang serta karakteristik lahan gambut membuat api berpotensi meluas ke area sekitarnya.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kutim, Muhammad Naim, mengatakan kebakaran diketahui melalui laporan tim patroli karhutla. Petugas kemudian dikerahkan untuk melakukan pemadaman.

“Api membakar semak ilalang yang sudah kering. Lokasi juga merupakan lahan gambut dan kondisi angin cukup kencang sehingga api berpotensi melebar,” ujar Naim, Rabu (14/10/2026).

BACA JUGA  Pemadaman Berlanjut, Lampu Merah Mati di Persimpangan Sangatta

Sejumlah unit pemadam diterjunkan, meliputi Dalkarhutla BPBD Kutim wilayah utara dan selatan, Dalkarhutla Kecamatan Sangatta Utara, unit pemadam KPC berkapasitas 15 ribu liter, serta Damkar Kutim.

Penanganan turut melibatkan tim infanteri, Polsek Sangatta Utara, Babinsa, Satpol PP, relawan LKK, dan tim Kecamatan Sangatta Utara. Kendaraan patroli roda dua juga dikerahkan untuk mendukung pemantauan di sekitar lokasi.

Setelah upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama, api akhirnya berhasil dikendalikan. BPBD Kutim mencatat luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 15 hektare, dengan vegetasi berupa ilalang dan semak belukar.

Naim mengingatkan masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan sebelum kebakaran meluas.

BACA JUGA  Bus Pelajar Kutai Timur Akan Ditambah 2027, Armada Konvensional Dipilih

“Kami mengimbau masyarakat tidak membakar lahan dan segera melaporkan jika menemukan titik api,” tegasnya.