512 ASN Kutim Terima Satyalencana Karyasatya, Pengabdian Puluhan Tahun Diganjar Penghargaan

8 Oktober 2026
4 dilihat
1 min read

SANGATTA – Sebanyak 512 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Karyasatya dari Presiden Republik Indonesia.
Prosesi penganugerahan berlangsung di Ruang Akasia, Gedung Serba Guna Bukit Pelangi, Sangatta, Kamis (8/10/2026). Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas masa pengabdian ASN dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Kepala BKPSDM Kutim, Misliansyah, mengatakan ratusan penerima penghargaan tersebut berasal dari dua SK Presiden. Yakni SK yang ditetapkan pada 2025 serta SK tahun 2026.
Pelaksanaan penyematan tahun ini sekaligus menjadi momentum untuk menyelesaikan pemberian penghargaan kepada ASN yang sebelumnya belum sempat mengikuti prosesi. Karena itu, penerima dari dua periode tersebut kemudian dirangkaikan dalam satu kegiatan.
“Penghargaan ini ada dua SK dari Presiden, SK bulan November tahun 2025 dan sebagian yang kita dapatkan pada tahun 2026,” ujar Misliansyah.
Ia menjelaskan, penerbitan SK Satyalencana Karyasatya dilakukan secara berkala. Pengusulan dan penetapan penghargaan berlangsung pada periode tertentu, sementara penyematan kepada penerima dapat dilakukan pada tahun berikutnya.
Bagi Pemkab Kutim, penghargaan tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap perjalanan panjang ASN dalam memberikan pelayanan dan menjalankan roda pemerintahan. Namun, penghargaan tidak boleh berhenti sebagai simbol semata.
Misliansyah menekankan pentingnya peningkatan kapasitas dan kompetensi aparatur. Menurutnya, tantangan pemerintahan dan kebutuhan masyarakat terus berkembang sehingga ASN dituntut mampu menyesuaikan diri serta meningkatkan kualitas pelayanan.
“Pembinaan ASN tidak hanya melalui pemberian penghargaan, tetapi juga bagaimana meningkatkan kapasitas, kompetensi dan membangun budaya kerja yang mampu menjawab tuntutan pemerintahan,” katanya.
Ia berharap Satyalencana yang diterima dapat menjadi penyemangat bagi ASN untuk terus menjaga integritas dan profesionalisme. Penghargaan tersebut juga diharapkan mendorong aparatur meningkatkan kinerja serta memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat dan pembangunan Kutim.

BACA JUGA  27 Tahun Kutim, Bupati Dorong Transformasi Ekonomi dan Percepatan Pembangunan

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published.