Sangatta – Usai sejumlah isu nasional yang menyita perhatian publik belum lama ini terutama soal meninggalnya pengemudi ojek online, Affan Kurniawan. Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Prayunita Utami, menyampaikan belasungkawa usai mengikuti rapat dengar pendapat bersama Aliansi Civil Guard Civil (CGC), pada Selasa (2/9/2025), di Kantor DPRD Kutim.
Bilang kader NasDem itu, mangkatnya Almarhum Affan Kurniawan, pihak DPRD Kutai Timur turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga besar almarhum yang ditinggalkan. Ia menekankan, kejadian ini harus menjadi pengingat bagi semua pemangku kebijakan untuk lebih memperhatikan masyarakat.
“Atas nama pribadi dan seluruh keluarga besar DPRD Kabupaten Kutai Timur, izinkan saya menyampaikan bahwa kami mendengar, memahami, dan siap menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan kawan-kawan hari ini. Semua demi kebaikan rakyat Kutai Timur,” terang Prayunita.
Unjuk rasa tersebut juga menyoroti lima isu utama di Kutai Timur yakni maraknya pelecehan seksual yang dinilai belum mendapat penanganan serius dari pemerintah; keberadaan perusahaan kategori kartu hitam dan kartu merah yang masih beroperasi berdasarkan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan; lemahnya implementasi Perda Nomor 10 Tahun 2012 tentang Penggunaan Nalan Negara oleh perusahaan.
Kemudian permasalahan kendaraan liar, kendaraan berat, serta parkir liar yang belum ditangani tegas oleh Dishub; serta soal pendidikan. Di mana dana pendidikan dinilai lebih banyak digunakan untuk kegiatan seremonial dan praktik zonasi yang dianggap memberatkan siswa baru.
Atas dasar itu, Prayunita mengimbau seluruh legislator di Bukit Pelangi agar bersama-sama mengawal hal demikian, “Kita wajib mendengar, merasakan, dan berpihak pada rakyat,” tegasnya.
Ia juga menegaskan bahwa DPRD Kutim memiliki kewajiban moral untuk mengawal tuntutan rakyat hingga benar-benar melahirkan solusi. “Kita upayakan dan kawal seluruh aspirasi ini untuk dibawa ke forum resmi dewan dan dibahas pemerintah daerah. Kita tidak boleh menutup mata terhadap keresahan rakyat,” tandasnya. (*/Edi)
