Sorak Warga Menggema, Turnamen Voli Desa Saka Hadirkan Semangat Persatuan

22 November 2025
301 dilihat
1 min read

Sorak penonton pecah di sisi-sisi lapangan, menembus senja yang mulai turun. Bola menghantam udara disambut teriakan dukungan, sementara warga berkumpul membentuk lingkaran besar mengelilingi lapangan. Anak-anak meloncat kegirangan setiap kali sebuah pukulan berhasil, para ibu duduk rapi sambil berbagi cerita, dan para pemain berlaga dengan penuh energi. Sore itu, suasana desa berubah menjadi arena kebersamaan.

Tergambar jelas bahwa kemeriahan itu berlangsung di Desa Saka, Kecamatan Sangkulirang, dalam rangka Turnamen Bola Voli Open Cup. Kemeriahan kgiatan tersebut diinisiasi oleh panitia bersama dengan masyarakat dan telah resmi dibuka oleh Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi. Turnamen ini bukan hanya sebagai wadah kompetisi, tetapi media mempererat silaturahmi antara warga dan pemerintah daerah.

BACA JUGA  BPC Andalan UPPKA Kutim Tingkatkan Eksistensi di 18 Kecamatan

Ketua Panitia, Abdurahman menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya turnamen voli meriah yang menurutnya lahir dari kerja sama semua pihak. “Turnamen ini bisa terselenggara karena bantuan panitia dan masyarakat yang membantu,” ujarnya.

Kehadiran Wakil Bupati menjadi perhatian khusus. Awalnya ia hanya berniat membuka acara sebelum kembali ke Sangatta untuk menghadiri final bola lain yakni launching Persikutim United dan Final Bupati Cup.

Namun melihat antusiasme warga yang begitu tinggi, ia memilih untuk tetap menyaksikan pertandingan hingga selesai. “Tadi saya rencananya sini sekadar buka, langsung ke Sangatani lagi nonton final sepak bola. Tapi kalau lihat begini bagus-bagusnya, kayaknya bagus selesaikan nonton di sini aja sudah,” kata Mahyunadi.

BACA JUGA  Pemkab Kutim Bentuk Tim Fasilitasi untuk Tuntaskan Sengketa Lahan Secara Transparan

Sebagai bentuk dukungan nyata, ia menyumbangkan dana sebesar Rp5 juta untuk tambahan hadiah peserta, yang tentu langsung disambut riuh tepuk tangan warga. Sementara itu, Kepala Desa Saka, Achyanur mengungkapkan komitmennya untuk mengembangkan dan meningkatkan fasilitas olahraga, termasuk rencana pembangunan lapangan mini soccer.

Menutup kunjungannya, Wakil Bupati Mahyunadi berpesan agar warga menjaga kekompakan dan menjadikan olahraga sebagai jembatan kebersamaan. Dalam riuh tepuk tangan dan cahaya senja di Desa Saka, turnamen itu meninggalkan jejak yang lebih dari sekadar pertandingan—ia menjadi perayaan persatuan.

(ADV/ProkopimKutim/UB)