Pulang ke Muara Pahu, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman Disambut Kehangatan

16 November 2025
592 dilihat
1 min read

MUARA PAHU – Dalam suasana hangat yang menyatukan kenangan masa kecil dan kebanggaan masyarakat, Muara Pahu kembali menjadi titik pertemuan antara pemimpin daerah dan kampung halamannya. Di wilayah yang dikenal dengan budaya kekeluargaannya yang kuat ini, warga sudah berkumpul sejak sore menantikan kedatangan putra asli mereka, Bupati Kutai Timur, H. Ardiansyah Sulaiman.

Sebelum acara dimulai, masyarakat dari 12 kampung telah memadati area tepi Sungai Mahakam, menjadikan malam itu momen penuh haru ketika Ardiansyah kembali menapaki tanah kelahirannya. Kedatangannya bukan sekadar agenda pemerintahan, tetapi juga bentuk silaturahmi seorang anak kampung kepada orang-orang yang membesarkannya.

Wakil Bupati Kutai Barat Nanang Adriani dan Camat Muara Pahu Maulidin Said turut menyambut dengan penuh keakraban. Ardiansyah langsung disambut hangat oleh keluarga besar yang sejak lama menantikan kehadirannya.

BACA JUGA  Satyalancana Jadi Simbol Pengabdian, 200 ASN Kutim Diapresiasi di GSG Bukit Pelangi

Camat Muara Pahu mengungkapkan rasa bangga atas kedatangan Ardiansyah, menyebut sambutan warga sebagai cerminan kuatnya solidaritas masyarakat setempat.

Atmosfer emosional begitu terasa. Banyak warga memanggil Ardiansyah dengan nama masa kecilnya, mengenang bagaimana ia tumbuh di tepi sungai dan menyerap nilai kebersamaan yang kini tercermin dalam gaya kepemimpinannya.

Dalam sambutannya, Ardiansyah menyatakan bahwa kampung halaman selalu menjadi sumber kekuatan moral baginya. “Kampung halaman selalu menjadi sumber semangat dan doa. Dari sini, saya belajar arti kebersamaan, gotong royong, dan kecintaan terhadap tanah kelahiran. Nilai-nilai itu yang terus saya bawa dalam menjalankan amanah sebagai pemimpin,” tutur Ardiansyah.

Warga menyajikan hidangan tradisional, sementara tetua adat memanjatkan doa untuk kesehatan dan kelancaran tugasnya. Suasana akrab itu seolah menghilangkan jarak seorang bupati dengan warganya, menyerupai pertemuan keluarga.

BACA JUGA  Wabup Kutim Dorong Pemerintahan Desa Lebih Transparan dan Berintegritas

Bagi masyarakat, kehadiran Ardiansyah mengingatkan bahwa anak kampung dapat menjadi pemimpin tanpa melupakan akarnya. Ardiansyah merupakan inspirasi warga dan memotivasi generasi muda untuk menjadi pemimpin yang terhormat seperti dirinya. Bagi Ardiansyah, pulang ke Muara Pahu adalah perjalanan kembali ke sumber nilai yang membentuknya sejak kecil. (ADV/ProkopimKutim/UB)