Seribu Rumah Dibangun, PRO PADA RUTILAHU Ubah Wajah Permukiman Warga Kutim

14 November 2025
540 dilihat
1 min read

SANGATTA – Harapan baru mulai muncul di berbagai sudut Kutai Timur. Daerah yang dulu identik dengan rumah reyot, dinding bolong, dan lantai tanah perlahan berubah setelah hadirnya Program Terpadu Pembangunan dan Peningkatan Rumah Tidak Layak Huni (PRO PADA RUTILAHU). Program ini menjadi bagian dari 50 program Kutai Timur Hebat dan ditujukan untuk membantu warga berpenghasilan rendah mendapatkan rumah yang layak dihuni.

Pemerintah menargetkan pembangunan seribu rumah sebagai upaya memperbaiki kualitas hidup masyarakat. Menurut Mohammad Noor dari Disperkim Kutim, program ini difokuskan pada keluarga yang tinggal di rumah yang tidak memenuhi standar kelayakan. Ia menegaskan bahwa penentuan penerima bantuan dilakukan secara teliti, mulai dari tingkat RT sampai kecamatan, agar bantuan benar-benar sampai kepada warga yang membutuhkan.

BACA JUGA  HKN 2025 Kaliorang Menjadi Gerakan Bersama Mewujudkan Lingkungan Sehat dan Bebas TBC

Sejak diluncurkan, PRO PADA RUTILAHU dianggap memberi kemajuan besar dalam pendataan perumahan. Pendekatan kolaboratif dari pemerintah desa, kecamatan, hingga kelompok kerja perumahan membuat proses verifikasi lebih transparan. Cara ini penting agar pembangunan tidak salah sasaran dan hasilnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

Program ini juga selaras dengan rencana pembangunan jangka menengah Kutai Timur 2021–2026 serta mendukung agenda pembangunan nasional. Pemerintah melihatnya sebagai investasi jangka panjang untuk menata permukiman warga miskin yang selama ini sering terabaikan dalam proses pembangunan.

Melalui program ini, pemerintah berharap percepatan penanganan kemiskinan dapat tercapai. Selain itu, pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat menjadi tujuan utama yang ingin diwujudkan. Kini, rumah layak huni bukan lagi sekadar mimpi bagi warga kurang mampu di Kutai Timur, tetapi sebuah kenyataan yang memberi rasa aman dan tempat tinggal yang lebih manusiawi. (ADV/ProkopimKutim/UB)

BACA JUGA  Kolaborasi Pemkab dan TNI AD Wujudkan Akses Air Layak bagi Warga Teluk Pandan