Daur Ulang Bernilai Budaya, Kutim Ajak SKK Migas–Pertamina Tingkatkan Kolaborasi CSR

11 November 2025
329 dilihat
1 min read

SANGATTA – Dengan kolaborasi yang kuat antar sektor, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kembali membuka ruang dialog bersama SKK Migas dan Pertamina EP Sangatta. Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Bupati tersebut menyoroti perkembangan pengelolaan sampah di Sangatta Selatan dan peluang perluasan program CSR berbasis potensi lokal.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengapresiasi kemajuan bank sampah Sangatta Selatan yang kini bertransformasi menjadi pusat pengolahan sampah terintegrasi. Pengembangan bank sampah didukung oleh sekitar 100 Unit Pengelola Sampah (UPS) di berbagai RT, serta kontribusi beberapa perusahaan yang rutin mengirimkan sampah plastik ke lokasi pengolahan.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat telah menghasilkan inovasi yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga bernilai ekonomi dan budaya.

BACA JUGA  Sengketa Ketenagakerjaan Difasilitasi Pemkab Kutim, Serikat Buruh dan Perusahaan Sawit Mulai Berdialog

“Dari awal mereka sudah bekerja sama dengan mitra pengolah plastik dan punya mesin pembuat biji plastik. Sekarang malah dikembangkan lagi menjadi mesin pembuat manik-manik,” ujar Ardiansyah.

Laporan pengelola menyebutkan bahwa proses perakitan mesin manik-manik sedang berjalan dan menjadi inovasi pertama yang memanfaatkan plastik daur ulang menjadi material kerajinan khas Dayak. Bupati menegaskan pentingnya perlindungan hak cipta atas inovasi tersebut agar karya masyarakat Kutim tidak diambil pihak lain tanpa izin.

“Kalau ini berhasil, luar biasa. Manik-manik adalah bagian dari budaya Dayak, dan kini bisa kita hasilkan dari daur ulang plastik,” tambahnya.

Menutup pertemuan, Bupati Ardiansyah meminta agar seluruh program pengelolaan sampah diintegrasikan dengan rencana kerja pemerintah daerah tahun depan, sehingga gerakan lingkungan dan ekonomi di Kutim dapat berjalan lebih komprehensif.

BACA JUGA  Perkenalkan Beasiswa Subsidi Silang, Sampoerna University Siap Dukung Pengembangan SDM di Daerah

“Mumpung mendekati akhir tahun, program seperti ini harus kita sinergikan. Supaya semua bergerak bersama,” tutupnya.

Pertamina EP Sangatta dalam audiensi itu juga memastikan dukungan berkelanjutan terhadap program pemilahan dan pengolahan sampah, termasuk penyediaan sarana pendukung di lapangan. (ADV/ProkopimKutim/UB)