Visi Baru Kutai Timur 2025–2029 Ingin Mewujudkan Daerah yang Tangguh, Mandiri, dan Berdaya Saing

9 November 2025
477 dilihat
1 min read

SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) resmi memaparkan arah pembangunan lima tahun mendatang melalui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) RPJMD 2025–2029 dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kutim.

Asisten Administrasi Umum Setkab Kutim, Sudirman Latif, mewakili Bupati H. Ardiansyah Sulaiman untuk menyampaikan nota penjelasan pemerintah mengenai dokumen strategis tersebut. Ia menegaskan bahwa RPJMD disusun dengan pendekatan teknokratik, partisipatif, politis, top-down, dan bottom-up, untuk mewujudkan Kutim yang Tangguh, Mandiri, dan Berdaya Saing.

Sudirman menjelaskan bahwa visi ini bukan hanya slogan, tetapi menjadi landasan konseptual bagi arah pembangunan daerah. Ia memerinci tiga makna utama visi tersebut, mulai dari tangguh yang menggambarkan kemampuan Kutim menghadapi bencana, gejolak sosial, dan dinamika ekonomi, serta menekankan pentingnya infrastruktur dasar, kesiapsiagaan bencana, dan adaptasi terhadap perubahan iklim dan digitalisasi.

BACA JUGA  Bang Ego Terpilih sebagai Ketua Karang Taruna Kutim 2025–2030

Makna mandiri menggambarkan kemampuan mengelola potensi lokal tanpa ketergantungan berlebihan pada pihak luar melalui penguatan ekonomi kerakyatan, UMKM, koperasi, dan kualitas SDM.

Sementara berdaya saing menunjukkan tekad Kutim untuk bersaing di tingkat regional dan nasional lewat pengembangan pariwisata, branding daerah, serta pemanfaatan teknologi dan inovasi, termasuk peningkatan tata kelola dan pelayanan publik.

Pemerintah menegaskan bahwa RPJMD 2025–2029 menjadi peta jalan pembangunan berkelanjutan dan inklusif, didukung sistem monitoring dan evaluasi yang diperkuat. Ranperda ini selanjutnya akan dibahas bersama DPRD, disempurnakan melalui masukan publik dan pemangku kepentingan sebelum ditetapkan sebagai Peraturan Daerah.

Pemkab Kutim optimistis dokumen ini akan menjadi pedoman transformasi pembangunan daerah dan menjawab berbagai tantangan masa depan secara terarah.(ADV/ProkopimKutim/UB)

BACA JUGA  Fraksi Demokrat Desak Peningkatan PAD dan Fokus Infrastruktur Jangka Panjang dalam RAPBD 2026 Kutai Timur