Kutim Hebat: Disnaker Target 50 Ribu Tenaga Kerja Terserap dalam 5 Tahun

8 November 2025
355 dilihat
1 min read

KUTAI TIMUR – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Kutai Timur telah memetakan arah dan fokus program kerja ke depan, yang secara fundamental merupakan turunan dari 50 program unggulan Bupati dan Wakil Bupati. Salah satu fokus utama adalah peningkatan signifikan dalam penyerapan tenaga kerja lokal, serta penguatan perlindungan bagi buruh dan pekerja rentan.

Kepala Disnaker Kutim, Roma Malau, mengatakan bahwa program yang bertajuk “Kutai Timur Hebat” ini membidik target ambisius, yakni penyerapan 50.000 tenaga kerja selama lima tahun masa pemerintahan. Ia menegaskan bahwa proses ini akan dilakukan secara cermat, disesuaikan dengan kemampuan daerah dan dukungan aktif dari dunia industri.

Ia menjelaskan, target besar ini akan dikejar secara bertahap. Untuk tahun pertama (Agustus 2024 hingga Agustus 2025), pihaknya memperkirakan penyerapan tenaga kerja lokal mencapai sekitar 16.000 orang.

BACA JUGA  Dinsos Kutim Berkomitmen Jalankan 26 Program Penanganan PMKS

“Ini kan bertahap selama lima tahun ke depan. Untuk tahun pertama ini, saya kurang sekitar 16 ribu yang tertampung, untuk di Agustus 2024 sampai Agustus 2025, satu tahun,” paparnya.

Roma Malau menyimpan optimisme tinggi bahwa target 50.000 tenaga kerja tersebut bukan hanya akan tercapai, tetapi berpotensi melampaui ekspektasi. Optimisme ini didukung oleh tren peningkatan investasi dan pembukaan lapangan kerja baru yang terus berlanjut di Kutai Timur. Data dari Disnaker menunjukkan bahwa pertumbuhan industri lokal terus melonjak pascapandemi.

“Jadi itu kan bertahap, 50 ribu selama masa lima tahun. Saya yakin melebihi-lah target,” ujarnya penuh keyakinan. Ia menambahkan, potensi penyerapan akan kian besar seiring beroperasinya sejumlah perusahaan baru yang dijadwalkan buka pada 2027.

BACA JUGA  Infrastruktur Dasar Masih Jadi PR, Bupati Kutim Dorong Pemerataan Pembangunan

Disnaker berharap kolaborasi erat antara pemerintah daerah, dunia industri, dan lembaga pelatihan kerja dapat berjalan sinergis. Tujuannya jelas: mewujudkan Kutai Timur Hebat dan sejahtera melalui tenaga kerja yang kompeten dan terserap optimal. Dengan fokus yang terarah dan dukungan investasi yang masif, target 50.000 tenaga kerja ini bukan sekadar angka di atas kertas, tetapi adalah fondasi kuat yang akan membangun kemandirian ekonomi Kutim dan mengamankan masa depan generasi mudanya. (ADV)