Usai Menindak Sederet Kasus Narkoba, Pray Apresiasi Capaian Polres Kutim

26 Oktober 2025
269 dilihat
1 min read

SANGATTA – Berbagai operasi anti narkoba yang masif selama bulan September hingga Oktober tahun 2025, Kepolisian Resor (Polres) Kutai Timur berhasil mengamankan tidak kurang dari 351,69 gram sabu-sabu dan menetapkan 33 orang sebagai tersangka. Pencapaian ini dinilai banyak pihak bukti nyata keseriusan aparat penegak hukum dalam memerangi kejahatan narkoba di wilayah Kutai Timur.

Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Prayunita Utami, mengaku bangga atas kinerja luar biasa yang ditunjukkan oleh seluruh anggota Polres Kutai Timur. Dia menganggap keberhasilan ini jadi terobosan penting yang patut diacungi jempol, mengingat kompleksitas dan bahaya laten yang dihadapi dalam pemberantasan jaringan narkoba.

“Sekali lagi saya apresiasi atas kinerja yang luar biasa kepada Polres Kutai Timur. Semoga tetap konsisten dalam memberantas peredaran narkoba dan melindungi masyarakat Kabupaten Kutai Timur dari bahaya narkoba,” terang Pray, saat dihubungi via telepon seluler pada Minggu (26/10/2025).

BACA JUGA  Pembahasan Perubahan APBD 2025 Tertunda Lagi, DPRD Kutim Minta Pemerintah Transparan

Pengungkapan kasus ini bukan sekadar angka statistik belaka, katanya, melainkan sebuah upaya penyelamatan nyata terhadap masa depan generasi muda Kabupaten Kutai Timur. Setiap gram sabu yang berhasil disita maupun tersangka yang berhasil diamankan, diyakininya telah menyelamatkan ratusan bahkan ribuan keluarga dari belenggu kehancuran sosial, ekonomi, dan kesehatan yang ditimbulkan oleh penyalahgunaan narkotika.

Politisi NasDem itu menilai operasi tersebut sebagai wujud dari komitmen dan dedikasi yang tidak diragukan lagi dari institusi kepolisian di bawah komando Kapolres Kutai Timur saat ini. Prestasi demikian, menurutnya, harus dipandang sebagai sebuah momentum strategis untuk semakin memperkuat pertahanan masyarakat dari infiltrasi barang haram tersebut, sekaligus membangun rasa aman dan kedamaian di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat.

BACA JUGA  Prayunita Berang! Pemerintah Tak Kunjung Penuhi Kebutuhan Warga hingga Akhir Tahun

“Mari bersama kita perangi bahaya narkoba, untuk generasi Kabupaten Kutai Timur yang gemilang di masa depan,” ajaknya.

Tidak lupa, Pray menyebut jerih payah para polisi, yang sering kali harus berhadapan dengan situasi berbahaya dan penuh ketidakpastian, layak mendapatkan dukungan dan pengakuan dari seluruh elemen masyarakat. Keberanian dan ketekunan dalam menyelidiki, menyergap, dan mengungkap jaringan dari tingkat pengedar hingga pengguna, dinilainya sebagai sebuah pengorbanan yang luhur untuk kemaslahatan bersama.

Apresiasi ini, dalam pandangannya, diharapkan dapat menjadi penyemangat dan pendorong bagi Polres Kutai Timur untuk tidak berpuas diri dan terus meningkatkan kinerjanya di masa mendatang. Ia percaya, dengan konsistensi seperti saat ini, target untuk menekan angka prevalensi penyalahgunaan narkoba hingga ke titik terendah bukanlah sebuah hal yang mustahil untuk diwujudkan. (Edi)

Jangan Lewatkan