KAUBUN – Tuntas sudah harapan warga Desa Pengadan Baru, Kecamatan Kaubun, setelah Pemerintah Kabupaten Kutai Timur bersama PT PLN berhasil mengalirkan listrik ke 290 dari 315 rumah.
Kepala Desa Pengadan Baru Rahman, menyampaikan bahwa meskipun instalasi listrik sudah terpasang di seluruh rumah, belum semua warga dapat menikmati fasilitas tersebut.
“Meteran listrik sudah terpasang tinggal 25 rumah saja belum terhubung ke instalasi dalam rumah. Kendalanya hanya administrasi pembayaran. Kami berharap masalah ini bisa segera terselesaikan,” ujar Rahman saat peresmian Proyek Elektrifikasi yang dihadiri oleh Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman dan pejabat PT PLN Kutai Timur, 30 Agustus 2024.
Adanya Kendala pembayaran ke 25 warga, menurut Rahman, sebenarnya bisa diatasi dalam waktu dekat asalkan dokumen pembayaran yang dibutuhkan segera dilengkapi oleh pihak keluarga.
Dia berharap dalam beberapa pekan ke depan, semua kepala keluarga bisa menyelesaikan administrasi sehingga seluruh warga bisa merasakan listrik tanpa ada yang tertinggal. Namun, meskipun masih ada sebagian kecil warga yang belum terlayani, Rahman tetap optimis.
Selain itu, di depan bupati, pejabat pemkab, PLN, dan perwakilan perusahaan di wilayah Kabun, Rahman meminta Bupati dan PT PLN yang terus mengupayakan terealisasinya program listrik 24 jam ini.
“Tanpa dukungan dan bantuan pemerintah, program listrik 24 jam tentu akan lebih sulit terealisasi,” ujarnya dengan penuh harap.
Peresmian listrik ini tidak hanya soal memberikan penerangan di malam hari. Bagi masyarakat desa yang selama ini hanya mengandalkan sumber listrik terbatas, hadirnya listrik 24 jam membawa perubahan signifikan.
Lampu yang menyala sepanjang waktu akan mendukung kegiatan ekonomi masyarakat, seperti industri rumah tangga dan usaha kecil, yang selama ini terhambat oleh keterbatasan akses energi.
“Kami sangat bersyukur karena dengan adanya listrik ini, banyak warga yang kini bisa menjalankan usaha mereka lebih lancar. Ini adalah langkah awal menuju pertumbuhan ekonomi desa kami,” kata seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Selain itu, sektor pendidikan di Desa Pengadan Baru juga diyakini akan ikut terdongkrak dengan ketersediaan listrik. Anak-anak dapat belajar dengan lebih nyaman di malam hari, dan akses terhadap teknologi informasi seperti internet menjadi lebih mudah.
“Ini adalah kemajuan penting yang diharapkan mampu mendorong generasi muda desa untuk bersaing di dunia yang lebih luas,” tambah warga.

Sinergi Pemerintah dan PLN, Visi Terang untuk Semua Desa
Bupati Ardiansyah menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan PT PLN dalam mewujudkan visi listrik bagi seluruh desa di Kutai Timur.
“Kami berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan PT PLN agar tidak ada lagi desa di wilayah ini yang tertinggal dalam hal akses listrik. Listrik adalah kunci utama dalam memacu pembangunan daerah, khususnya di daerah-daerah terpencil seperti Pengadan Baru,” tegas Ardiansyah.
Sementara itu, pihak PT PLN yang turut hadir dalam peresmian ini juga menyatakan komitmennya untuk menyelesaikan seluruh proses pemasangan dan memastikan bahwa listrik dapat dinikmati oleh seluruh warga desa. Mereka juga mengapresiasi partisipasi masyarakat yang aktif dalam mendukung proyek ini.
